Sutrimo Hidup di Hutan Sawit Usai Perkosa Gadis Disabilitas

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, pelaku dipekerjakan di kebun sawit milik warga setempat.

JEPARA – Sutrimo (50), kabur dan hidup di sebuah gubuk di tengah hutan kelapa sawit di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur setelah memerkosa gadia disabilitas di Kabupaten Jepara. Dia kabur untuk menghindari proses hukum akibat ulahnya itu.

Tersangka pemerkosaan gadis disabilitas di Jepara. Foto: metrojateng.com

Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Mukti Wibowo menuturkan bahwa pelaku kabur usai memerkosa RF (25) penyandang disabilitas yang masih tetangganya.

“Yang bersangkutan kabur menuju Surabaya dan naik kapal ke Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Pelariannya itu dibantu oleh keluarganya,” ujarnya, Kamis (10/1/2019)

Di Kalimantan Timur, papar Mukti, pelaku ditampung oleh kakak menantunya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, pelaku dipekerjakan di kebun sawit milik warga setempat.

“Selama sekitar dua bulan pelaku hidup di Kalimantan Timur. Dia juga dipekerjakan di kebun sawit milik warga, karena kakak menantunya ada di sana. Untuk tidurnya di sebuah gubuk kecil di tengah hutan sawit,” lanjutnya.

Kini, Sutrimo digelandang ke Mapolres Jepara untuk memertanggungjawabkan perbuatannya. “Masih kami lakukan penyidikan. Apakah ada pihak lain yang terlibat atau tidak. Lihat nanti,” paparnya.

Sementara, Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman menambahkan bahwa korban hingga saat ini masih mengalami trauma. “Kondisi korban masih trauma,” tandasnya.(MJ-23)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.