Supriyadi Dukung Mantan Ketua KPK Jadi Ketum PSSI

Dia menilai organisasi sepakbola selama ini salah urus karena telah dikuasai oleh kepanjangan tangan mafia. Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI dilakukan Juli 2019 mendatang.

SEMARANG – Ketua Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Semarang, Supriyadi, menilai PSSI kondisinya saat ini karut marut. Dia menilai organisasi sepakbola selama ini salah urus karena telah dikuasai oleh kepanjangan tangan mafia.

Ketua Askot PSSI Semarang, Supriyadi. Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

‘’Ini organisasi salah urus karena sudah dikuasai oleh kepanjangan tangan mafia,’’ tegasnya, Minggu (16/6/2019).

Supriyadi yang juga merupakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang ini pun mendukung, jika dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang rencana digelar pada bulan Juli nanti ada agenda pemilihan ketua umum PSSI baru.

Terkait pemilihan ketua umum PSSI, pria yang akrab disapa Mas Pri pun juga mengaku mendukung Antasari Azhar menjadi ketua umum PSSI. Alasannya, karena menurutnya Antasari Azhar selama ini terkenal dengan sosok yang bersih, tegas dan tidak mencla-mencle.

‘’Persoalan Antasari pernah masuk penjara itu bukan persoalan korupsi, nepotisme atau suap tetapi adalah upaya pembungkaman terhadap kinerja Antasari waktu di KPK,’’ katanya.

Bahkan Supriyadi juga mengajak agar seluruh voters PSSI satu suara untuk memilih mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut sebagai ketua umum PSSI. Harapannya agar sepak bola Indonesia menjadi bersih dan banyak meraih prestasi yang hebat. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.