Supoyo Wakili kontes Kreativitas Pembelajaran Guru Online 2020 Tingkat nasional

Kontes- salah satu peserta kontes guru SMK dalam seleksi kontes kreatifitas guru SMK secara Daring.(ist/tya)

 

SEMARANG, METROJATENG.COM – Supoyo, S.Pd dari SMK Muhammadiyah 3 Weleri berhasil terpilih mewakili Jawa Tengah untuk maju ke kontes SMK tingkat nasional yang akan dilakukan secara daring di bulan Oktober mendatang. Perwakilan dari Jawa Tengah ini akan bersaing dengan 26 guru perwakilan lainnya dari seluruh Indonesia.

Keberhasilan Supoyo ini setelah menjalani seleksi yang dilakukan  Dealer Astra Motor Jateng bersama dengan PT Astra Honda Motor (AHM) menyeleksi 61 tenaga pengajar unggul dan kreatif dari 62 SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di wilayah operasional Main Dealer Astra Motor Jateng dalam gelaran Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru Online 2020.

Seleksi Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru Online 2020 ini telah dilaksanakan di tingkat regional Jawa Tengah mulai dari tanggal 4-17 September 2020 untuk menyeleksi 10 besar dari 61 peserta kontes. Kemudian dilanjutkan di tahap final regional pada tanggal 24-26 September 2020. Terakhir, ditutup dengan proses awarding secara daring oleh perwakilan dari manajemen Astra Motor Jateng dan PT AHM pada Senin, 28 September 2020.

Diadakannya Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru Online 2020 meneruskan komitmen Main Dealer Astra Motor Jateng dan PT AHM untuk memastikan kualitas guru yang mumpuni agar semakin adaptif dan kreatif dalam memberikan materi ajar melalui proses pembelajaran jarak jauh yang sedang diterapkan saat ini.

Visiawan Andhika, Technical Service Manager Astra Motor Jateng mengatakan tantangan dari proses belajar mengajar secara daring adalah guru harus mampu menyajikan materi yang menarik, ringkas, dan mudah dipahami siswa dalam proses belajar mengajar yang tidak melibatkan interaksi fisik secara langsung.

“Gestur, intonasi, dan pemilihan bahasa mengajar yang jelas, lugas, juga menjadi tantangan besar. Oleh karena itu, kontes ini diadakan untuk mendorong adanya standar kompetensi yang tinggi bagi guru dalam menyampaikan materinya sehingga menjadi bekal yang baik bagi siswa-siswi SMK,” tutur Visiawan.

Dalam kontes ini, para guru peserta kontes wajib membuat sendiri bahan ajar dan membawakan dua materi ajar dengan waktu 2 X 30 menit yang sudah ditentukan sesuai dengan kurikulum SMK TBSM. Guru peserta akan dinilai dari materi ajar yang dibuat, cara membawakan materi, dan kesesuaian materi ajar dengan kurikulum. Seluruh proses seleksi ini dilakukan secara daring dan dinilai oleh tim juri Astra Motor Jateng yang beranggotakan Sudin Winata, Technical Training Analyst Astra Motor Training Center Semarang dan Awaludin Ahmad, Technical Training Instructor Astra Motor Training Center Semarang.

” Yang menarik, dalam kontes yang didominasi oleh guru laki-laki ini, terdapat dua peserta guru perempuan dan salah satunya berhasil menyabet prestasi sebagai 5 besar di tingkat regional Jawa Tengah, yaitu Rani Fidiyana, S.Pd dari SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar,” jelas Visiawan.

“Saya kaget awalnya karena saya adalah satu-satunya peserta perempuan yang lolos ke seleksi lanjutan. Rasa minder pasti ada, apa lagi bersaing dengan guru-guru lain yang sudah berpengalaman. Tapi alhamdulillah, tidak nyangka rasanya saya bisa masuk 5 besar,” ujar Rani setelah proses awarding Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru Online 2020.(tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.