Sunan Kuning Tutup Saat Pencoblosan Capres

Pemilu 2019

Saat ini, jumlah penghuni Sunan Kuning yang hampir 500 orang, tidak semuanya berasal dari Semarang. Mayoritas berasal dari luar kota.

SEMARANG – Koordinator Keamanan Sunan Kuning dari Lentera ASA, Ari Istiadi mengatakan pihaknya meminta para pekerja seks di kawasan tersebut untuk pulang ke daerah asal, pada hari pencoblosan Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang.

sunan kuning
Sejumlah pekerja seks saat ikut sosialisasi partisipasi pemilu di Aula Resos Argorejo. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

Hal tersebut dilakukan agar mereka dapat berpartisipasi memberikan suaranya. “Saat coblosan, mereka kami minta pulang ke kampungnya masing-masing. Jadinya SK akan ditutup seharian untuk mendukung kelancaran pemilihan umum,” kata Ari ditemui di sela sosialisasi partisipasi Pemilu serentak 2019, di Aula Resos Argorejo, Selasa pagi (26/2/2019).

Pantauan di lokasi aula, antusiasme PSK yang ikut sosialisasi cukup tinggi. Menurut Ari, ada 130 pekerja seks yang mendatangi sosialisasi tersebut. Ari berharap sosialisasi ini mampu melakukan penyadaran politik sampai ke lapisan masyarakat paling bawah.

Saat ini, jumlah penghuni Sunan Kuning yang hampir 500 orang, tidak semuanya berasal dari Semarang. Mayoritas berasal dari luar kota. Bagi para penghuni Sunan Kuning yang tidak dapat pulang ke daerahnya, Ari tetap mendorong mereka untuk menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) setempat.

Pada Pemilu nanti, di area lokalisasi Sunan Kuning akan ada duaTPS. Satu TPS di Gang IV dan satunya lagi di Gang VI. Bagi yang punya kartu tanda penduduk dari luar Semarang dapat memakai dokumen A5. (far)

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.