Stabilkan Harga, Bulog Semarang Gelontorkan 24.508 Ton Beras Medium

Stok beras hingga 3 Januari sebanyak 50.000 ton dan diperkirakan aman hingga Juni 2019.

SEMARANG – Bulog Subdivre Semarang mulai melaksanakan kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium (KPSH) di sejumlah kabupaten/kota. Sebanyak 24.508 ton didistribusikan khususnya di pasar pencatat inflasi.

Kepala Perum Bulog Subdivre Semarang Muchson dan Kasubag Bina Produksi Bagian Perekonomian Setda Kota Semarang Siky Handini meluncurkan kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium (KPSH) di Gudang Bulog Palebon Subdivre Semarang, Kamis (3/1/2019). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Peluncuran kegiatan KPSH Bulog Subdivre Semarang berlangsung di Gudang Bulog Palebon Subdivre Semarang oleh Kepala Perum Bulog Subdivre Semarang Muchson dan Kasubag Bina Produksi Bagian Perekonomian Setda Kota Semarang Siky Handini, Kamis (3/1/2019).

“Upaya ini sejalan dengan MoU antara Bulog dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sebagaimana untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga bahan pangan kebutuhan masyarakat, khususnya beras,” ungkapnya.

Pada kegiatan itu Bulog memberangkatkan enam armada mobil boks dan truk ke sejumlah titik di antaranya, Pasar Johar MAJT, Pasar Gayamsari, Pasar Bulu, Pasar Peterongan, dan Pasar Karangayu. Selain di pasar, juga ke penjualan beras medium lain seperti jaringan distribusi Bulog/Rumah Pangan Kita (RPK), toko, dan kelurahan/desa.

“Kami laksanakan kegiatan ini serentak di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Salatiga,” tuturnya.

Pada kegiatan tersebut, lanjut Muchson, beras medium akan dijual seharga Rp 8.100/kg.

Selain kegiatan KPSH, mulai awal tahun ini Bulog juga menyiapkan cadangan beras untuk bantuan korban bencana alam. Adapun, di tingkat kabupaten/kota masing-masing telah disiapkan 100 ton, sementara tingkat provinsi 200 ton.

“Kami sudah siapkan beras cadangan beras pemerintah itu, kapan saja dibutuhkan. Hingga saat ini yang untuk bantuan korban bencana alam sudah disalurkan 20 ton seperti untuk Kabupaten Demak karena terkena dampak banjir, serta untuk Kota Semarang dan Kabupaten Semarang,” imbuhnya.

Sementara itu, stok beras hingga 3 Januari sebanyak 50.000 ton dan diperkirakan aman hingga Juni 2019. “Stok beras di Bulog masih aman dan mulai bulan Maret nanti kami kembali melakukan pengadaan,” tandasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.