SPBU Pertamina Tukar Sampah Plastik Jadi Rupiah Lewat MyPertamina

"Wujudkan Temanggung Bebas Sampah

 

Tukar Sampah Plastik- Sales Area Manager Semarang, Hari Prasetyo bersama Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq meluncurkan program Peduli Lingkungan Bersama MyPertamina, Kamis (8/10). (ist/tya)

 

TEMANGUNG, METROJATENG.COM-Meningkatnya jumlah sampah, khususnya plastik, selalu menjadi persoalan, karena sampai plastik memakan waktu cukup lama untuk bisa terurai didalam tanah.  Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan terbebas dari sampah, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) IV wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengajak masyarakat untuk memilah serta mengumpulkan sampah plastik dan ditukarkan dengan pundi-pundi rupiah non tunai lewat aplikasi MyPertamina di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Temanggung. Jawa Tengah.

Anna Yudhiastuti selaku Unit Manager (UM) Communication, Relations, & CSR Pertamina MOR IV       pada peluncuran program ‘Peduli Lingkungan Bersama  MyPertamina’ Kamis (8/10) di SPBU 4456213  Manding, Temanggung, Jawa Tengah mengungkapkan  program tersebut merupakan sinergi kerja sama antara Pertamina dengan Pemerintah Kabupaten Temanggung. Kerjasama ini dilakukan  untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih lewat pengelolaan sampah plastik yang dimulai dari warganya.

“Melalui program ini kami ingin mengajak masyarakat untuk ikut berkontribusi dan bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah yang dihasilkan dari aktivitas kita setiap harinya, khususnya sampah plastik botol minuman yang paling banyak ditemukan di tumpukan sampah,” jelas Anna.

Setiap penukaran 15 botol minuman plastik ukuran 1.500 ml atau 25 botol minuman plastik ukuran 600 ml, masyarakat dapat memperoleh uang non tunai Rp 500 dalam bentuk saldo MyPertamina yang juga terintegrasi dengan saldo LinkAja!. Hal itu tentunya berlaku kelipatan dan dapat digunakan untuk pembelian produk-produk Pertamina melalui MyPertamina.

Pundi-Pundi Uang- warga Temanggung menukarkan sampah botol plastik dengan uang non tunai melalui MyPertamina di SPBU Pertamina Temanggung.(ist/tya) kon

 

“Dengan penukaran sampah menjadi pundi-pundi rupiah, masyarakat dapat merubah mindset-nya,  sampah bila  dikelola dengan baik, selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat juga bisa menguntungkan dengan menghasilkan pendapatan,” tambahnya.

Anna menjelaskan ada 8 titik SPBU di Temanggung yang dapat dijadikan lokasi penukaran sampah plastik bagi masyarakat. Delapan SPBU tersebut diantaranya SPBU 4456204 Kawangan, SPBU 4456205 Parakan, SPBU 4456206 Bengkal, SPBU 4456208 Bulu, SPBU 4456209 Candiroto, SPBU 4456212 Nguwet, SPBU 4456213 Manding, dan SPBU 4456214 Ngadirejo.

Lebih jauh Anna menuturkan sampah plastik yang terkumpul di SPBU akan disalurkan ke Bank Sampah milik Kabupaten Temanggung.

“Sampah plastik yang terkumpul akan diolah menjadi biji plastik maupun dijadikan prakarya di bank sampah, dengan demikian tumpukan sampah plastik di tempat pembuangan akhir (TPA) dapat jauh berkurang,” imbuh Anna.

Dirinya berharap Kabupaten Temanggung bisa dijadikan sebagai pilot project untuk program Peduli Lingkungan Bersama MyPertamina dan dapat direplikasi ke daerah-daerah lainnya, khususnya yang berada di wilayah MOR IV Provinsi Jawa Tengah dan DIY.

“Sebagai tahap awal akan kami evaluasi pelaksanaannya hingga akhir tahun 2020, apabila responnya positif maka program ini akan kami sebarluaskan ke daerah lainnya,” ujar Anna.

Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq yang hadir dalam peluncuran program “Peduli Lingkungan Bersama MyPertamina ” mengapresiasi inisiasi yang dilakukan Pertamina. Menurutnya program yang dijalankan sangat kreatif, cerdas, dan bersinergi.

“Program ini dapat menambah semangat motivasi masyarakat untuk peduli lingkungan dan mengumpulkan sampah untuk ditukar dengan bensin, yang merupakan kebutuhan sehari-hari,” ungkap Bupati Temanggung.

Ia menambahkan program ini sejalan dengan cita-cita pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Temanggung Bebas Sampah. 

“Saya atas nama Pemkab bersama Dewan Sampah Temanggung siap mendukung program ini hingga berhasil,” kata Al Khadziq.(tya)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.