Sopir Bus Penabrak 2 Remaja Hingga Tewas Berhasil Ditangkap

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Demianus Palulungan memeriksa bemper bus yang pecah. Foto: Metro Jateng/MJ-07
Kasatlantas Polres Boyolali AKP Demianus Palulungan memeriksa bemper bus yang pecah. Foto: Metro Jateng/MJ-07

BOYOLALI – Bus yang menabrak dua remaja hingga tewas di jalan Solo-Semarang, wilayah Desa Randusari, Kecamatan Teras, Boyolali, pada Minggu (1/2) dini hari, akhirnya terungkap. Bus dan sopir yang melarikan diri usai kecelakaan, kini telah diamankan di kantor Satlantas Polres Boyolali.

Bus yang menabrak kedua korban diketahui bus PO Harapan Jaya, AG 7911 UR yang dikemudikan Pomy Hadi Subagyo (54), warga Karangrejo, Ngasem, Kediri, Jatim. Kasus tabrak lari itu terungkap dari pecahan bemper bus yang tertinggal di lokasi kejadian.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kasatlantas AKP Demianus Palulungan mengatakan, setelah kejadian lakalantas yang merenggut dua korban jiwa itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan pecahan bemper bus bagian depan.

Dari warna pecahan bemper itu, diketahui hanya ada dua kemungkinan bus yang menabrak korban. “Yaitu bus PO Harapan Jaya dan PO Raya,” kata Demi kepada para wartawan Senin (2/2).

Kemudian, pihaknya menghubungi kedua manajemen perusahaan angkutan umum itu. Hasilnya, PO Harapan Jaya mengaku ada satu busnya yang baru saja masuk garasi dengan kondisi bemper depan bagian kiri pecah. Manajemen PO Harapan Jaya mengakui bahwa salah satu armadanya dengan nomor Polisi AG 7911 UR baru masuk garasi dalam kondisi rusak bagian bemper kiri depan. Dari koordinasi itu ada kecocokan antara kondisi bus dengan pecahan bemper. Beruntung, pihak perusaahan otomotif di Tulungagung, Jawa Timur itu kooperatif.

“Pagi tadi bus dan sopirnya diantar pihak manajemen bus kesini (Satlantas). Saat ini sopirnya masih diperiksa oleh penyidik,” jelas Kasatlantas AKP Demianus Palulungan.

Seperti diberitakan, nasib tragis dialami Rifai Sholeh (17) dan Andi Prasetyo (18). Kedua remaja warga Dukuh Tukangan, Desa Randusari, Kecamatan Teras itu menjadi korban tabrak lari Minggu (1/2) dini hari. Keduanya akhirnya tewas setelah dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan terjadi di jalan Solo-Semarang, di Desa Randusari, Teras sekitar pukul 01.40. Saat itu kedua korban berboncengan mengendarai motor. (MJ-07)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

53 − 43 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.