Situs Candi Duduhan Berawal Temuan Arca Ganesha

Ekskavasi baru menguak 25 persen dari kompleks situs Candi Duduhan.

SEMARANG- Situs Candi Duduhan di Kecamatan Mijen, Kota Semarang berawal dari temuan Arca Ganesha pada tahun 1970-an.

Peneliti mengekskavasi situr Candi Duduhan di Kampung Duduhan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Kamis, 2 Agustus 2018. Foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto

Arca itu kini berada di Museum Ronggowarsito Semarang. Dari penemuan itu, berlanjut dengan survei lapangan pada 2013 dan ekskavasi kali pertama tahun 2015. Lalu ekskavasi kedua 2018 ini.

Hal itu disampaikan Veronique Degroot, seorang arkeolog dari Pusat Penelitian Perancis untuk Asia Timur. Ia mengaku ekskavasi candi kedua ini baru telah berjalan 25 persen.

“Maka setelah kami datangi, ternyata memang benar. Di kebun durian milik Sutopo ada gundukan tanah dan banyak candi yang tertimbun. Teksturnya batu bata abad IX,” bebernya, Jumat, 3 Agustus 2018.

BACA JUGA: Peneliti Temukan Situs Candi dan Perkampungan Abad IX di Mijen

Veronique getol mencari jejak peradaban Hindu Mataram di Indonesia sejak 1976 silam. Hampir tiap tahun ia menggandeng lembaga-lembaga arkeologi nasional.

Menurutnya, proses penggalian candi telah memakan waktu cukup lama. Ia bahkan harus menjalin kerjasama dengan Tim Pusat Arkelogi Nasional dari Kemendikbud untuk menyurvei keberadaan candi bercorak Siwa itu.

“Kami survei di sini sejak 2013. Ini sudah tahapan ekskavasi kedua dan mungkin masih kurang. Sebab, penggalian candinya baru 25 persen saja dari struktur kompleks candi,” kata Veronique,

Ia belum dapat memastikan luas situs candi Duduhan. Sejauh ini, katanya ia baru bisa menguak data penggalian struktur Candi Duduhan.

“Ini baru bisa diketahui kalau di sini dulunya merupakan tempat suci warga Hindu. Di Duduhan ini dipastikan ada perkampungan Hindu zaman Mataram Kuno yang dibangun abad IX,” urainya.

Sementara di Indonesia dua tahun terakhir, ia sibuk mencari jejak peradaban Hindu Mataram di jalur Pantura Jateng dan Kota Cina Medan Sumatera Utara.

“Rasanya temuan yang ada di Duduhan sangat istimewa. Ini menunjukan data sejarah yang mewakili peradaban candi Hindu di Semarang. Kita akan mencari pagar kelilingnya. Nantinya ditutup dengan karung agar tidak rusak,” imbuh Agus Trijanto Indrajaya, anggota Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.