Siswa SMP di Magelang Beradu dalam Kompetisi Robot Sepakbola

MAGELANG – Puluhan pelajar SMP di Kota Magelang terlihat sangat antusias mengikuti kompetisi Robot Sepakbola (Robot Soccer Competition). Mereka dengan segenap kemampuannya, merakit berbagai komponen untuk dijadikan robot yang mampu mendorong ataupun menendang bola.

Para siswa sedang mengadu robot bermain bola dalam Robot Soccer Competition, Rabu (25/7). Foto: ch kurniawati

Dalam hitungan waktu tertentu, para pelajar ini sudah harus menyerahkan hasil rakitannya kepada tim juri. Setelah diukur, seperti panjang, lebar, tinggi dan tegangan, maka robot-robot siap diadu untuk memasukkan bola ke dalam gawang. Namun sebelumnya, siswa harus menjawab beberapa pertanyaan dari juri.

Papan berukuran cukup besar disetting menjadi lapangan bola, sedangkan bola yang digunakan adalah bola pingpong. Yang istimewa, kompetisi ini juga diikuti siswa SMPLB B Yayasan Penyantunan dan Pendidikan Anak Luar Biasa (YPPALB).

Robot Soccer Competition ini diadakan oleh Pemerintah Kota Magelang melalui  Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), di Borobudur Golf International and Country Club Kota Magelang, Rabu (25/7).

Dibuka oleh Wakil Wali Kota Windarti Agustina, diharapkan kompetisi ini mampu membuat para generasi muda berpikir positif dan mengembangkan inovasi sejak dini.

“Mestinya robot semacam ini diikuti oleh mahasiswa. Kota Magelang berani mengawali dengan peserta SMP, tujuannya untuk mengajari pelajar sejak dini agar melek teknologi,” ujar Windarti.

Menurut Windarti, perkembangan kegiatan robotik di lingkungan sekolah SMP di Kota Magelang sudah sangat luar biasa. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peserta yang ikut dalam kompetisi ini.

“Dari 18 SMP negeri dan swasta di Kota Magelang yang jadi peserta kompetisi, ada sebanyak 50 tim yang ikut. Berarti tiap satu sekolah bisa mengirim lebih dari satu tim,” katanya.

Dia menambahkan, kompetisi robot sepakbola ini baru pertama kali diselenggarakan di Kota Magelang. Tahun 2016 lalu, Balitbang sempat menggelar kompetisi robot serupa namun berupa roket air.

“Melalui kompetisi semacam ini, sekolah bisa mengembangkan robot-robot hasil inovasi siswa mereka menjadi lebih canggih,” terangnya.

Kepala Balitbang Kota Magelang, Arif Barata Sakti menambahkan, pihaknya menggelar kompetisi robotik setiap dua tahun sekali, dengan tema yang selalu berbeda.Tahun 2016 kemarin kompetisi robot follower, untuk tahun ini robot soccer yang memang sedang tren,” ungkapnya.

Dalam kompetisi robot tahun ini, lanjut Arif, pihaknya menggandeng IST Akprind Yogyakarta yang lebih menguasai bidang robotik.

Menurut Arif, beberapa penilaian yang harus di jalani peserta seperti perform robot, head to head antara robot, kerjasama tim, hingga inovasi tim. Pemenang akan diikutsertakan dalam event tingkat regional di Yogyakarta.

Sementara itu, guru pendamping SMPLB B Yayasan Penyantunan dan Pendidikan Anak Luar Biasa (YPPALB) Kota Magelang, Budi Susilo mengaku mendampingi dua tim dari sekolahnya.

Ia mengatakan, para siswa meski berkebutuhan khusus, namun sangat  antusias dan senang bisa ikut kompetisi robotik ini. Mereka senang karena diberikan kesempatan yang sama dengan pelajar lainnya.

Dia menyebutkan, sekolahnya menurunkan empat orang siswa yang terbagi dalam dua tim. Mereka merakit dua robot soccer sejak tiga bulan yang lalu.(MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.