Siswa LPTB Susan Budiharjo Pamerkan Kreasi Busana

Ada yang merancang busana ready to wear hingga couture sebagai syarat kelulusan. 

SEMARANG- Siswa Lembaga Pengajaran Tata Busana (LPTB) Susan Budihardjo Semarang punya cara sendiri untuk menerjemahkan arti sebuah ‘kesempurnaan’. Mereka merancang karya busana pada acara kelulusan atau Annual Show 2018 di Hotel Gumaya Semarang, Jumat (3/11/2018).

Sebanyak 23 siswa mengikuti wisuda setelah menyelesaikan pendidikan selama setahun di LPTB Susan Budihardjo pada Annual Show 2018 di Hotel Gumaya Semarang, Jumat (3/11/2018). Foto: metrojateng.com/Anggun Puspita

Sebanyak 23 siswa yang memiliki beragam latar belakang asal daerah yang berbeda seperti dari Semarang, Solo, Salatiga, Kudus, Palembang, Pekalongan itu menghadirkan karya busana yang nyata dan sempurna dari sudut pandang mereka. Ada yang merancang busana ready to wear hingga couture sebagai syarat kelulusan.

Seperti karya Risqi Amalia, dia merancang busana ready to wear dengan nama Batik Berkah. Pada karya tersebut desainer terinspirasi dari Batik Hokokai yang terinspirasi dari dua negara Indonesia dan Jepang yang sarat makna dari setiap detail serta motifnya.

Dalam karya busana muslim, Nada Fahmi Abdat mengusung busana dengan tema The Awakening. Bahan faux leather, suede dan jacquard quilt digunakan untuk mendefinisikan kesempurnaan. Paduan itu akan menjadikan si pemakai tampak kuat dan tangguh, namun masih tetap terlihat menarik.

Susan Budiharjo yang hadir dalam kesempatan tersebut berharap, para siswa lulusan LPTB dapat berkontribusi dan mampu menjadikan Kota Semarang sebagai Kota Mode di Indonesia dengan beragam ide dan inovasi yang dapat diterapkan di masyarakat.

“Kami terus mengarahkan agar kreasi dan karya mereka dapat diterima masyarakat. Pencapaiannya dari tahun ke tahun ada peningkatan dan dari empat LPTB yakni di Semarang, Jakarta, Bali, dan Surabaya memiliki karakter masing-masing,” katanya.

Kepala Sekolah LPTB Susan Budihardjo Semarang, Pinky Hendarto menyampaikan, para siswa yang lulus itu telah mengenyam pendidikan selama satu tahun seperti dari mulai belajar desain, mencari ide, pola, menjahit, sejarah model, hingga sejarah tekstil.

“LPTB Susan Budihardjo Semarang banyak menelurkan siswa berprestasi tidak hanya lingkungan lokal, tetapi juga nasional hingga internasional. Mereka ada yang bekerja di industri fashion hingga membuka butik sendiri,” ungkapnya. (ang)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.