Silaturahmi ke Tegal, Prabowo Minta Doa Restu Ulama

Prabowo sempat menyoroti ulah para elite yang membiarkan kekayaan sumber daya alam Iindonesia dikuasai negara lain.

SLAWI – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengunjungi Pondok Pesantren Attauhidiyyah di Kabupaten Tegal, Minggu (30/9/2018). Selain bersilaturahim, Prabowo sekaligus meminta doa restu maju sebagai Calon Presiden.

Prabowo Subianto memberikan sambutan saat bersilaturahmi ke Ponpes Attauhidiyyah, Talang, Kabupaten Tegal. Foto: mertrojateng.com/adithya

Kedatangan Prabowo Subianto di Ponpes Attauhidiyyah di Desa Giren, Kabupaten Tegal langsung disambut nyanyian lagu ya lal wathon dan lagu kebangsaan Indonesia Raya, oleh para santri sambil mengibarkan bendera merah putih.

Kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra tersebut disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Attauhidiyyah, Kyai Ahmad Sa’idi dan beberapa ulama berpengaruh di Tegal. Selain bersilaturahmi dengan para ulama, kedatangan Prabowo ini sekaligus untuk meminta doa restu maju sebagai Calon Presiden periode 2019-2024.

Dalam sambutannya, Prabowo sempat menyoroti ulah para elite yang membiarkan kekayaan sumber daya alam Iindonesia dikuasai negara lain. Prabowo menegaskan jika dirinya terpilih, akan mengambil alih kekayaan alam Indonesia untuk kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

“Kedatangan saya di Tegal mendapat antusiasme. Hal ini membuat saya semakin berenergi. Masyarakat sudah faham keadaan negara, mereka ingin ada perubahan dan perbaikan,” ujarnya singkat.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyatakan setelah berkeliling ke sejumlah pelosok di Indonesia, dirinya menangkap rakyat menginginkan adanya pemimpin baru yang lebih tegas dan membela kepentingan rakyat.

Sementara itu, ditanya soal target perolehan suara, Prabowo menegaskan menargetkan menang. “Targetnya menang, Amiin,” tutupnya. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.