Sigap Ungkap Kasus, Tiga Anggota Reskrim Polres Tegal Diganjar Penghargaan

Penghargaan diberikan kepada Aipda Kukuh, Bripka Lili, dan Bripka Joko. Ketiganya merupakan personel ‘Kolosebo’ Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Tegal.

TEGAL – Tiga anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tegal mendapat penghargaan tim terbaik dari Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus Prianto. Penghargaan diberikan, usai gelar Upacara HUT ke-73 Bhayangkara di Lapangan Kecamatan Dukuhwaru, Rabu (10/7/2019).

Komandan Satrad 214 Tegal, May Lek Edi Supartono menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga personel ‘Kolosebo’ Reserse Mobile (Resmob) Satreskrin Polres Tegal. Foto : metrojateng.com/ adithya

Ketiga anggota tersebut mendapat penghargaan atas prestasi yang diraih, setelah berhasil mengungkap kasus dalam waktu singkat. Bahkan, beberapa kasus di antaranya mampu diselesaikan dalam waktu 1×24 jam.

Kapolres Tegal, AKBP Dwi Agus mengatakan, penghargaan yang diberi merupakan bentuk apresiasi atas kinerja para anggota. Termasuk mereka yang  mengedepankan tugas Polri dengan profesional, modern dan terpercaya (Promoter).

“Dengan keberhasilan yang dicapai, tentu semakin meningkatkan kepercayaan kepada publik. Saya berharap, penghargaan semacam ini bisa menjadi atmosfer yang positif bagi anggota lainnya,” kata dia.

Adapun penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan diberikan kepada Aipda Kukuh, Bripka Lili, dan Bripka Joko. Ketiganya merupakan personel ‘Kolosebo’ Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Tegal.

Sementara itu, Kasat Reskrim, AKP Bambang Purnomo menyebut, selama ini timnya mampu dengan cepat mengungkap kejadian yang dilaporkan. Kurang lebih dalam kurun waktu 1×24 jam, laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan baik.

Ditambahkan Bambang, pihaknya menargetkan setiap satu pekan, satu kasus bisa segera terungkap. Dengan dedikasi tersebut, rincian data dan berkas perkarapun harus dilengkapi.

“Tidak hanya ungkap saja, tetapi data dan berkasnya juga jelas, sehingga bisa dilimpahkan ke tahapan berikutnya,” katanya.

Adapun dari beberapa perkara yang berhasil diungkap yakni, kasus pembunuhan pengemudi ojek online, pembunuhan tukang pencari rumput, penemuan mayat di beberapa lokasi dan beberapa kasus tindak pidana kejahatan, seperti pencurian sepeda motor (curanmor), penipuan serta penjambretan. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.