Sidang Kasus Islamic Center, Terungkap Aliran Dana Pilgub

Dana gotong royong senilai Rp 150 juta untuk memenangkan pasangan yang diusung PDIP.

SEMARANG- Wakil Ketua DPR RI, Utut Adianto menyatakan kenal dekat dengan Bupati Purbalingga nonaktif, Tasdi. Menurutnya pemberian uang senilai Rp 150 juta sebagai upayanya untuk mendukung pemenangan pasangan Ganjar-Yasin yang maju bursa Pilgub Jateng.

Wakil Ketua DPR RI, Utut Adianto saat berjalan menuju kursi depan untuk bersaksi dalam kasus proyek Islamic Center Purbalingga, di PN Tipikor Semarang, Rabu (12/12/2018). Foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto

Di hadapan ketua majelis hakim PN Tipikor Semarang, Antonius Widjantono, pria berusia 63 tahun tersebut berkata uang sebesar itu sedianya digunakan sebagai dana operasional pemenangan Pilgub.

“Memang betul saya berikan uang pribadi kepada terdakwa. Dia memang tidak minta secara tertulis. Namun pemberian konsepnya gotong royong,” katanya, Rabu (12/12/2018).

Lebih lanjut, Utut mengatakan Tasdi yang jadi terdakwa kasus suap dan grarifikasi proyek Islamic Center, telah mengenalnya sejak lama. Musababnya, ia merupakan rekan separtai Tasdi di PDIP.

Selain itu, menurutnya pengurus banteng moncong putih lainnya juga memberi bantuan dalam bentuk berbagai macam. Ada yang berupa perlengkapan tata suara. Terdapat pula bantuan dana patungan. “Untuk kader partai ya saya bantu pakai uang pribadi saya,” tuturnya.

Kedatangan Utut setelah tertunda karena bertugas ke luar negeri. Utut mengajak elite PDIP lain untuk hadir di persidangan yakni, Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto dan Anggota DPRD Jateng dari PDIP, Dede Indra Permana. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.