Sidak Jelang Natal, Dinkes Banyumas Sita Makanan Tak Layak

Makanan dan minuman yang rusak selanjutnya ditarik dan diuji di laboratorium.

BANYUMAS – Dinas Kesehatan (Dinkes) beserta Loka POM Kabupaten Banyumas, melakukan sidak makanan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Sidak dilakukan di pusat pebelanjaan di Purwokerto, Kamis (20/12/2018).

Dinkes Banyumas menggelar sidak di sejumlah pusat perbelanjaan, Kamis (20/12/2018). Foto: metrojateng.com

Hasilnya, Dinkes dan Loka POM menemukan puluhan makanan dan minuman dengan kondisi rusak atau tak layak jual dikarenakan kemasan yang rusak. Selain itu, juga ada habis masa Perizinan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto mengatakan, untuk makanan dan minuman yang rusak ditarik dan diuji di laboratorium. “Kita tunggu hasil uji laboratorium, setelahnya akan kami berikan rekomendasi kepada penyalur atau distributor untuk menarik semua barang yang rusak,” katanya.

Sedangkan, untuk makanan yang sudah habis masa PIRT-nya akan ditarik dan produsen akan dipanggil ke Dinkes untuk perpanjangan. “Izin PIRT yang sudah kadaluarsa, kami tarik. Seharusnya izin PIRT yang berlaku selama lima tahun tersebut diperpanjang sebelum habis,” imbuhnya.

Sadiyanto menambahkan, untuk proses pembuatan izin tidak lama. Jika berkas-berkas sudah lengkap tidak lama izin akan keluar.

Dikatakan, untuk sidak sudah dilakukan sejak 26 November lalu. “Barang tidak layak jual seperti kemasan yang penyok, kemasan yang penyok ditakutkan menurunkan kualitas makanan,” pungkasnya. (MJ-27)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.