Setelah Kota Lama, Giliran Pecinan Semarang Akan Direvitalisasi

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu didampingi Komunitas Kopi Semawis, panitia dan para tokoh masyarakat membuka acara Pasar Imlek Semawis 2020 di Kawasan Pecinan Semarang, Jumat (17/1/2020). Foto : metrojateng.com/anggun. 

 

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang segera merevitalisasi Kawasan Pecinan Semarang. Hal itu karena lokasi tersebut masuk dalam cagar budaya dan memiliki potensi sebagai destinasi wisata.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, revitalisasi Kawasan Pecinan Semarang masuk dalam rencana pembangunan Pemkot Semarang.

“Setelah Kota Lama direvitalisasi dan sekarang makin cantik serta jadi magnet bagi wisatawan, kami juga akan segera merevitalisasi kawasan lain. Adapun, salah satunya Kawasan Pecinan Semarang,” ungkapnya di sela pembukaan Pasar Imlek Semawis 2020, Jumat (17/1/2020).

Sesuai rencana, Pemkot Semarang juga akan merevitalisasi kawasan lain yang juga termasuk cagar budaya dan memiliki potensi wisata antara lain Kauman dan Kampung Melayu.

“Jadi warga Pecinan jangan khawatir. Kok Kota Lama sudah bagus, terus kapan giliran Pecinan? Sebentar lagi tunggu saja,” tutur Mbak Ita panggilan akrab Wakil Wali Kota Semarang itu.

Diketahui, Pasar Imlek Semawis yang telah terselenggara ke 17 kali itu menjadi daya tarik kawasan Pecinan Semarang. Sebab, kegiatan tersebut selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Semarang, bahkan wisatawan dari luar kota. Perayaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Tionghoa atau Imlek itu menghadirkan berbagai ragam kegiatan dan mampu menyatukan semua elemen masyarakat.

Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang turut hadir dalam pembukaan menyampaikan, bisa mempererat persatuan dan persaudaraan semua kalangan.

“Acara ini luar biasa, bahkan pernah ada yang usul. Pak, mbok acara Pasar Imlek Semawis itu ditertibkan karena yang datang pasti umpel-umpelan (berdesak-desakan). Saya jawab, lha itu memang seni dan khasnya acara ini, karena semua masyarakat berbondong-bondong datang dan mempererat persaudaraan,” katanya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.