Setahun Terakhir, Jateng Dibanjiri 2.119 Pekerja Asing

SEMARANG – Sebanyak 2.119 tenaga kerja asing masuk ke Jawa Tengah dalam rentang waktu Januari-Desember 2017. Kasi Penempatan Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jawa Tengah, Nur Hidayati menyebut jumlah pekerja asing itu mengalami lonjakan 6 persen ketimbang kondisi 2016 lalu masih berkutat pada angka 1.986 orang.

Jateng Banjir tenaga kerja asing
Ilustrasi. Ribuan tenaga kerja asing membanjiri Jawa Tengah dalam setahun terakhir. Foto: dok

“Terdapat empat daerah yang paling banyak mengeluarkan izin penerbitan kerja baru untuk tenaga kerja asing selama 2017,” ujar Nur,  Jumat (27/4).

Keempat daerah yang ia maksud adalah Kota Semarang menerbitkan 179 izin kerja baru, Jepara menerbitkan 57 izin kerja baru, Kabupaten Semarang menerbitkan 63 izin kerja baru dan Sragen menerbitkan 24 izin kerja baru.

Menurutnya jumlah keseluruhan penerbitan kerja baru mencapai 606 kali. Sedangkan izin kerja yang diperpanjang terdapat 683 kali.

Kepala Disnakertransduk Jateng, Wika Bintang mengakui lonjakan pekerja asing itu akibat banyaknya investasi perusahaan asing masuk ke wilayahnya.

“Pada tahun 2016 terdapat Tenaga Kerja Asing 1.986 orang, kemudian 2017 meningkat menjadi 2.119 orang,” bebernya.

Kebutuhan pekerja asing untuk dimanfaatkan pada sektor tenaga kerja ahli yang dibutuhkan perusahaan. Namun ia mengklaim jumlahnya lebih kecil dari pada tenaga kerja lokal.

“Dominasi pekerjaan di tekstil, garment, kulit, konstruksi dan perdagangan. Sedangkan jabatannya direksi dan manager,” terangnya.

Sedangkan keberadaan pekerja asing di Jepara, lantaran ada investasi perusahaan asing menjadi alasan tambahnya pekerja.

“Jepara tidak ada apa-apa ya. Disana kan ada perusahaan PLTU praktis ada TKA banyak, kemudian masuk Perusahaan Korea TKA-nya ada,” tandasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 68 = 76

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.