Serbu 24 Kelurahan, KKN USM Dituntut Mampu Berdayakan Masyarakat

Mahasiswa dituntut untuk mampu melakukan pendampingan terhadap warga. Termasuk aktif memberikan usulan-usulan kreatif sehingga bermanfaat untuk memberdayakan masyarakat.

Pelepasan mahasiswa USM yang ikut KKN periode Januari-Februari 2019.

SEMARANG – Sebanyak 493 mahasiswa Universitas Semarang (USM) akan mengikuti program KKN Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) angkatan 18. Mereka dilepas oleh Rektor Universitas Semarang, Andy Kridasusila di Auditorium Ir Widjatmoko, Rabu (15/1/2019).

“KKN dengan tema PPM ini diharapkan mahasiswa mampu bersinergi antar peserta dari multi disiplin ilmu. Di sana juga terdapat mahasiswa dari UIN Walisongo yang juga sedang melaksanakan KKN, diharapkan mahasiswa USM mampu bersinergi dengan mereka, kami bersanding bukan bersaing,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima metrojateng.com, Kamis (17/1/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Pedurungan tersebar 12 kelurahan dan Kecamatan Tembalang tersebar 12 kelurahan dengan tiap kecamatan didampingi 1 supervisor dan 6 Dosen Pendamping Lapangan (DPL).

“Sesuai visi universitas yang ber-ke-indonesia-an, yaitu bagaimana nantinya mahasiswa mampu menjaga rasa kesatuan dan persatuan termasuk di tempat KKN. Diharapkan bareng-bareng bisa memajukan masyarakat melalui upaya pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Iswoyo SPt MP menyampaikan kegiatan KKN dilaksanakan selama sebulan penuh dari 15 Januari- 14 Febuari mendatang.

Pelepasan mahasiswa KKN dilakukan secara simbolik dengan pemakaian jas dan topi KKN serta penyerahan program kerja mahasiswa kepada Rektor USM.

“Pada 7 Febuari mendatang rektor akan melakukan kunjungan ke kedua kecamatan guna melihat kemajuan program kerja yang telah dilakukan mahasiswa serta dibarengi dengan kegiatan bazar dan pasar murah,” terang Iswoyo.

Kampung ini menjadi andalan sebagai tempat rekreasi dan secara otomatis di sini terdapat pemberdayaan masyarakat seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Diharapkan di sini mahasiswa dapat bergabung serta memberikan usulan-usulan kreatif sehingga kiprah mahasiswa sangat bermanfaat untuk masyarakat” ungkapnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.