Sepanjang 2019 Telkom Witel Magelang Kucurkan Rp 1,6 Miliar untuk Mitra Binaan

Dana tersebut diserahkan kepada mitra binaan Telkom Witel Magelang yang berasal dari wilayah Kedu.

MAGELANG – PT Telkom Witel Magelang bangga karena mitra binaan yang sudah mendapatkan pelatihan online marketing, semakin berkembang dalam menjalankan bisnisnya. Sepanjang tahun ini total dana yang dikucurkan untuk mitra binaan mencapai Rp 1,6 miliar lebih.

GM Witel Magelang Fera Pebrayenti berfoto bersama para mitra binaan usai membuka pelatihan online marketing di aula Telkom Magelang, Kamis (20/6/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Alhamdulillah para mitra binaan sangat antusias untuk mengembangkan bisnis secara online, sesuai tuntutan zaman,” kata GM Witel Magelang, Fera Pebrayenti di sela-sela penyaluran dana kemitraan di aula Telkom Magelang, Kamis (20/6/2019).

Fera mengatakan, bukan tidak mungkin para mitra binaan banyak yang gagap teknologi karena usia mereka yang sudah tidak muda lagi. Kendati demikian, para mitraan yang sudah berusia tua tidak putus semangat.

“Mereka kadang membawa serta putra-putrinya untuk ikut belajar online marketing sehingga yang menjalankan bisnis online bisa dibantu putra putrinya,” ungkapnya.

Menjadi mitra binaan Telkom, imbuh Fera, memiliki keunggulan karena mereka akan diajari meregistrasi di Belanja.com. Setelah memiliki aplikasi ini, para mitra binaan mengaku mendapatkan omzet 3 kali lebih banyak dibanding hanya secara konvensional.

Apalagi kelebihan Belanja.com bisa terkoneksi langsung dengan pelaku usaha yang ada di luar negri. “Sehingga transaksi mitra binaan tidak hanya sebatas dalam negri saja, namun juga sampai lua rbegri,” jelas Fera, didampingi Officer 1 PKBL Telkom, Sri Maryatun.

Untuk menjadi mitra binaan Telkom, imbuh Fera, persyaratan cukup mudah. Asal memiliki usaha yang jelas, kemudian potensi usaha yang baik dan progres yang sudah dicapai, maka mereka bisa mengajukan diri menjadi mitra binaan.

Modal yang diperoleh beragam, dari Rp 20 juta sampai Rp 75 juta dengan bunga yang sangat ringan. “Bahkan untuk pinjaman Rp 20 juta tidak menggunakan agunan, asal memenuhi persyarakat yang sudah ditetapkan oleh Telkom. Sedangkan untuk peminjaman di atas Rp 20 juta harus menggunakan agunan untuk menghindari kredit macet,” tuturnya.

Fera menjelaskan, sejak tahun 2015 hingga tri semester 2 tahun 2019, Telkom Magelang sudah menyalurkan dana sebesar Rp 18,1 miliar lebih. Dana tersebut diserahkan kepada ratusan mitra binaan yang berasal dari wilayah Kedu, seperti Kota dan Kabupaten Magelang, Kebumen, Purworejo, Temanggung dan Wonosobo.

Mitra binaan yang dipandang konsisten dan berkembang dalam menjalankan usahanya, akan terus disuport dana. “Jadi kita ada penilaian mana mitra binaan yang konsisten dan tidak,” ujarnya.

Sementara itu, penyaluran di tri semester 2 tahun 2019 ini, diberikan kepada 43 mitra binaan dengan total dana sebesar Rp1.683.000.000. Mereka merupakan pelaku usaha dari berbagai bidang, seperti keripik jamur, carica, rumah makan, katering, kerajinan, peternakan, konveksi dan lain sebagainya. (MJ-24).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.