Seorang Terduga Teroris di Grobogan Ditangkap Usai Salat Subuh

Salah satu terduga teroris berinisial Ah diketahui bukan warga asli Grobogan. Statusnya hanya mengontrak sebuah rumah di daerah Desa Godong, Kabupaten Grobogan

SEMARANG – Densus 88 Antiteror menangkap delapan terduga teroris di wilayah Jawa Tengah. Salah satunya diketahui berinisial Ah yang diamankan di Desa Godong, Kabupaten Grobogan, Selasa (14/5/2019). Ah diamankan oleh empat anggota Densus 88 Antiteror usai salat subuh di masjid sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Ilustrasi. Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan 8 terduga teroris di empat kota di Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019). Foto: metrojateng.com/dok

Informasi yang diperoleh, Ah bukan warga asli Grobogan. Statusnya hanya mengontrak sebuah rumah di daerah Desa Godong, Kabupaten Grobogan, tepatnya di dekat Pasar Godong. Menurut keterangan Kepala Desa Godong, Zaenal Arifin, sebelumnya Ah tinggal di daerah Magelang.

“Ada (penangkapan), tapi bukan warga asli sini, di sini hanya ngontrak di rumah dekat pasar Godong. Ditangkapnya di sekitar masjid dekat pasar,” kata Zaenal Arifin.

Terpisah Kabid Humas Polda Jateng AKBP Agus Triatmaja membenarkan adanya penindakan terduga teroris di daerah Godong, Kabupaten Grobogan. Penindakan dilakukan oleh tim Densus 88 Antiteror. Setelah penindakan tersebut terduga langsung dibawa ke Jakarta.

“Ditangani Densus, tadi langsung dibawa ke Jakarta. Polda Jateng dan Polres Grobogan hanya membantu pengamanan saja,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Densus 88 Antiteror mengamankan delapan terduga teroris di Jawa Tengah. Penindakan dilakukan di empat daerah, yakni Kabupaten Kudus, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, dan Magelang.

“Ada delapan orang yang diamankan dari empat kota, paling banyak di Magelang. Saat ini masih diperiksa oleh Densus,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Selasa (14/5/2019). (aka)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.