Seorang Mahasiswa PTS di Semarang Ditemukan Tewas Gantung Diri

Korban ditemukan dalam kondisi menggantung di halaman belakang sebuah ruko. Seutas tali melilit lehernya.

SEMARANG – Wendy Nur Aziz Yusuf (23), warga asal Gunungsimping, Cilacap, ditemukan tewas gantung diri di halaman belakang ruko milik orang tuanya, Jalan Gajah Raya, depan gerbang Masjid Agung Jawa Tengah, Jumat (5/4/2019). Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Semarang tersebut diduga depresi hingga nekat gantung diri.

Petugas mengevakuasi korban untuk dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang.(metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar)

Menurut keterangan penjual nasi kucing di depan lokasi, Agus Nurmansyah (40), korban terakhir kali terlihat pada hari Rabu (3/4/2019). Saat itu korban membeli makan dan minum di warungnya.

“Terakhir lihat hari Rabu. Setelah itu tidak terlihat lagi. Mulai hari Kamis kemarin sampai Jumat ini belum terlihat. Dihubungi juga tidak diangkat,” ujar Agus yang biasa meminta air di ruko korban untuk keperluan warung saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah dua hari tidak keluar dari ruko, saksi kemudian berinisiatif menelepon ibu korban. Saksi juga meminta izin untuk mendobrak pintu ruko. Orang tua korban memperbolehkan hingga aksi dibantu oleh warga sekitar berhasil masuk ke dalam ruko.

Saat itulah korban ditemukan sudah menggantung di halaman belakang ruko. Korban sudah tewas dengan tali yang melilit lehernya. Saksi kemudian memberi tahu orang tua korban dan melapor ke Polsek Gayamsari.

“Korban memang sehari-hari tinggal di tempat itu. Itu tempat biro umroh. Begitu lihat korban sudah meninggal langsung kami kabari orang tuanya,” ucapnya.

Kapolsek Gayamsari, Kompol Wahyuni Sri Lestari, mengatakan setelah mendapat informasi adanya orang gantung diri, petugas langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP. Korban kemudian diturunkan dan dievakuasi ke RSUP Dr Kariadi Semarang setelah tim INAFIS Polrestabes Semarang tiba di lokasi.

“Korban mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Semaeang. Tadi ditemukan gantung diri di halaman belakang pakai tali nilon. Saat ini masih dalam penyelidikan, sementara tidak ditemukan bekas penganiayaan. Termasuk apakah korban ini ada masalah atau depresi sebelum nekat gantung diri,” katanya.

Sementara salah satu kerabat korban, Dewi, mengaku tahu sepupunya itu tewas gantung diri dari ibu korban. Ibu korban yang mendapat kabar langsung menghubungi Dewi untuk melihat ke lokasi.

“Diberitahu ibu korban suruh ke sini karena yang ada di Semarang cuma saya. Korban itu sepupu saya. Ini ibu korban perjalanan dari Madiun. Korban ini alumni DIII Akuntansi Undip, sekarang sedang lanjut kuliah S1 tapi tidak di Undip,” ujar Dewi. (aka)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.