Sempat Dikira Diculik, Balita asal Brebes Ditemukan di Tegal

Putra pasangan dari Imam Saputro (37) dan Kasriah (35) ini ditemukan pada Rabu petang di kawasan wisata Guci Tegal.

BREBES – Sempat dinyatakan hilang, seorang bocah laki-laki berumur 4 tahun ditemukan di Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Rabu (24/4) petang. Balita bernama Azam Aditya tersebut ditemukan sendirian menangis di kolam pemandian air panas.

Azam Aditya Putra dijemput ayahnya, Imam Saputro di Mapolses Brebes. Foto : metrojateng.com/ adithya

Data yang dihimpun menyebutkan, bocah yang merupakan warga Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Brebes ini dilaporkan keluarganya ke Polsek Larangan, Selasa (23/4) malam. Sebab, kepergian Azam tanpa kabar, Selasa siang membuat keluarganya panik.

Belakangan, putra pasangan dari Imam Saputro (37) dan Kasriah (35) ini ditemukan pada Rabu petang di kawasan wisata Guci Tegal. Dia berada di lokasi yang jauh dari rumah, setelah diajak oleh Santi (19) warga Kedungbokor, Larangan, yang tidak lain adalah tantenya.

“Selasa siang saya tinggal kerja dan saya titipkan ke kakeknya. Karena istri saya sudah lama menjadi TKI. Tetapi sampai Selasa malam Azam tidak juga pulang, sehingga saya melapor ke Polsek,” ungkap Imam kepada metrojateng.com, Kamis (25/4/2019) pagi.

Diketahui, saat dititipkan ke kakeknya, Kasud (55), sang tante, Santi (19) mengajak Azam ke Guci menggunakan sepeda motor. Namun, kepergian mereka tidak diketahui Kasud, yang saat itu tengah berada di dalam kamar untuk beristirahat.

Beruntung, laporan Imam ke Polsek Larangan, langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pencarian dan menyebarkan informasi ke polres wilayah lain, termasuk Polres Tegal. Belakangan diketahui, Azam ditemukan warga di kawasan wisata Guci Tegal.

Dia menangis sendirian memanggil-manggil orang tuanya. Oleh warga, Azam dibawa ke Mapolsek Bojong, Kabupaten Tegal.

Azam kemudian dijemput oleh anggota Satreskrim Polres Brebes. Dari keterangan sejumlah saksi terungkap, Azam dibawa Santi, tantenya ke kawasan wisata Guci untuk berenang.

“Terkuak, ternyata Azam diajak tantenya ke Guci untuk jalan-jalan dan mandi. Tetapi nahas, tantenya tewas di kolam pemandian air panas karena epilepsinya kambuh. Mereka pergi hanya berdua,” ungkap Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Triagung Suryomicho.

Kini, tambah Kasat Reskrin, Azam sudah berkumpul kembali di tengah keluarga. Sementara jasad Santi, telah dievakuasi jajaran Polres Tegal ke RSUD Dr Soesilo Slawi untuk diperiksa. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.