Sembilan Korban Robohnya Tangga Pesawat Dirawat di RS Columbia

Bandara Ahmad Yani Semarang. Foto Metrojateng/MJ-06

SEMARANG – Sembilan petugas unit ground handling yang tertimpa tangga pesawat di landasan pacu (runway) Bandara Internasional Ahmad Yani, untuk saat ini mendapat perawatan intensif di RS Columbia, Kalibanteng Semarang.

General Manager and Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Dian PS menjelaskan dari korban yang tengah dirawat, delapan di antaranya mengalami luka-luka sedangkan seorang lagi menderita trauma atas kejadian tersebut.

“Semuanya sudah kami bawa ke RS Columbia. Di area bandara saat ini sudah clear,” kata Dian saat dikontak metrosemarang.com, Senin petang (9/10). Dian mengklaim adanya peristiwa tersebut tidak mengganggu arus penerbangan dari maupun menuju Semarang. Menurutnya semua jadwal penerbangan tetap berjalan normal seperti biasanya.

“Tidak ada gangguan apapun karena tadi masih ada pesawat yang tiba kisaran pukul 20.30 WIB,” terang Dian.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah kecelakaan terjadi saat pesawat Bombardier Garuda Indonesia bernomor lambung GA-365 tujuan Surabaya-Semarang, mendarat di runway Bandara Ahmad Yani Semarang, pada Senin sore (9/10).

Saat kejadian, kebetulan terdapat pesawat Bombardier yang mendarat di runway. Namun, secara bersamaan muncul pesawat Batik Air yang hendak lepas landas.

Secara mendadak, tangga pesawat itu berada di area apron parking stand III Bandara Ahmad Yani terjatuh karena terkena hempasan angin dari mesin pesawat. Sembilan orang mengalami luka-luka. Kecelakaan itu terjadi tepat pukul 15.45 WIB sore tadi. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

34 + = 35

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.