Semarak Agustusan di Kalinyamatan, Gelar Bakti Sosial hingga Permainan Tradisional

Khusus anak-anak, diberikan edukasi kreatif membuat wayang dari bahan rotan.

JEPARA – Meski hampir sepekan berlalu, perayaan Hari Kemerdekaan RI masih berlangsung meriah. Mulai dari kegiatan anak-anak, sosial, hingga pasar murah.

Perayaan Agustusan di Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara. Foto: metrojateng.com

Di sebuah gang di Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara berjajar stan-stan bazar. Beberapa di antara stan sembako dan jajanan, ada posko donor darah dan juga tempat bermain anak.

Menariknya, anak-anak di sini diajarkan membuat wayang rotan. Yakni wayang yang berbahan dasar dari rotan. Kali ini Ikatan Remaja 0201 sebagai penyelenggara menggandeng Rumah Aksara Jepara, penggagas wayang rotan.

Sekitar 80 anak usia SD berkumpul dan antusias menganyam rotan menjadi sebuah wayang. Dan, hasil karya mereka itu dibawa pulang untuk dijadikan media dongeng.

Kegiatan lainnya adalah menukar sampah plastik dengan bingkisan menarik. Ini dilakukan untuk mengatasi persoalan sampah di wilayah Kecamatan Kalinyamatan.

Ketua Panitia, Adhie Yulianto menuturkan bahwa momentum Agustusan bukan hanya sekadar hura-hura, melainkan edukasi kepada semua kalangan masyarakat. Mulai anak-anak hingga orang tua.

“Meski dilaksanakan setelah tanggal 17 Agustus, tetap berlangsung meriah. Kami libatkan semua lapisan masyarakat mulai anak-anak sampai orang tua,” ujarnya, Sabtu (24/8/2019).

Anak-anak Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan belajar membuat wayang rotan untuk memeringati HUT ke-74 RI. Foto: metrojateng.com

Khusus anak-anak, diberikan edukasi kreatif membuat wayang dari bahan rotan. Dan, juga lomba permainan tradisional seperti dakon, lompat karet, kelereng dan lainnya.

“Untuk orang tua ada donor darah, pasar murah, dan juga tukar sampah plastik dengan bingkisan menarik,” imbuhnya.

Untuk acara pamungkas, akan dihibur dengan pementasan dari Teater Empluk. “Puncaknya ada teater. Selain menghibur juga ada pesan yang tersirat dari pementasan bagaimana cara mencintai negeri ini,” tandasnya.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.