Selain Penuhi Kebutuhan Air Bersih, SPAM Semarang Barat Cegah Penurunan Muka Tanah

SEMARANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal terus berupaya mengatasi persoalan suplai air bersih untuk warga di Kota Semarang. Perusahaan daerah ini menjamin permasalahan krisis air bersih di Kota Semarang tahun 2021 mendatang akan terselesaikan.

Jajaran manajemen PDAM Tirta Moedal memberikan keterangan soal Spam Semarang Barat kepada media di kantor mereka. Foto: masrukhin abduh

Plt Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang M Farchan menerangkan, kebutuhan suplai air bersih di Semarang akan terpenuhi dengan adanya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat. Proyek pengelolaan air baku dari Waduk Jatibarang ini akan membuat kebutuhan air baku di Semarang mencukupi.

‘’Sementara ini terkait suplai air bersih angkanya baru 62%, dengan adanya SPAM Semarang Barat akan tambah 20% menjadi 82%, artinya kebutuhan air baku bisa mencukupi di Semarang,’’ ujarnya, Minggu (27/5).

SPAM Semarang Barat adalah kebutuhan warga Semarang untuk menjawab permasalahan kekurangan air bersih di kota ini. Pengelolaan air baku dari SPAM Semarang Barat ini akan memenuhi suplai air bersih di wilayah barat seperti Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan dan Tugu.

Selama ini suplai kebutuhan air bersih untuk wilayah barat itu dipenuhi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kaligarang. Namun nanti air baku IPA Kaligarang semuanya akan didorong untuk melayani kebutuhan air bersih di wilayah tengah. Sehingga mengurangi beban dari IPA Kudu di daerah Genuk yang selama ini melayani wilayah tengah tersebut.

‘’Sekarang ini IPA Kudu melayani wilayah timur dan tengah. Ke depan Kudu hanya melayani khusus wilayah timur yaitu Genuk, Pedurungan, Gayamsari dan sebagian Tembalang. Yang tengah dan utara sudah disuplai dari IPA Kaligarang,’’ jelas Farhan.

Dengan adanya SPAM Semarang Barat, IPA Kaligarang dan IPA Kudu tersebut krisis air bersih dijamin tahun 2021 mendatang akan terselesaikan. Kota Semarang akan aman dari permasalahan krisis air bersih. Sebab untuk proyek SPAM Semarang Barat ditargetkan sudah selesai tahun 2021

Keberadaan SPAM Semarang Barat, lanjut Farchan, nantinya juga sebagai bentuk komitmen untuk menyelamatkan lingkungan. Karena dengan adanya SPAM Semarang Barat nantinya suplai air bersih mencukupi sehingga pengambilan air bawah tanah akan dapat dilarang.

Pengambilan air bawah tanah berlebihan ini adalah salah satu penyebab utama terjadinya penurunan muka tanah dan akibatnya terjadi rob di daerah bawah. Dengan adanya SPAM Semarang Barat pengambilan air bawah tanah akan dihilangkan dan semua kebutuhan air bersih akan disuplai dari PDAM.

‘’Jadi mengatasi rob tidak hanya dengan rekayasa teknik, namun ada yang lebih hakiki yaitu mengurangi beban penurunan muka tanah. Jadi sekali lagi ada dua hal yang penting berkaitan dengan SPAM Semarang Barat, untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan mengurangi beban penurunan muka tanah yang ada di Semarang,’’ tandas Farchan. (duh)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

35 − 27 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.