Sehari, Tiga Kecelakaan Maut Renggut Tiga Nyawa

Toyota Innova nopol K 9427 EH remuk setelah menyeruduk truk di Tol Banyumanik, Kamis (2/3).
?

SEMARANG – Sepasang suam-istri (pasutri) yang telah lanjut usia terlibat kecelakaan mengerikan tatkala mobil yang mereka tumpangi secara mendadak menyeruduk truk Nissan bernopol BA 8692 AO yang bejalan searah dengannya tepat di ruas Tol Banyumanik KM 16.600 arah Ungaran, pada Kamis (2/3) pukul 05.30 WIB pagi tadi.

Dalam kecelakaan tersebut, kedua korban yang bernama Johan Hermawan dan Kusuma Dewi meninggal dunia seketika lantaran mengalamk luka parah pada tubuhnya.
Kanit Lakalantas Polrestabes Semarang AKP Sugito mengatakan kedua korban yang naik Toyota Innova nopol K 9427 EH yang dikemudikan oleh Lilik G itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah utara Semarang hendak menuju selatan Bawen. 

Namun, kata Sugito diduga kuat sopirnya lengah dan kurang waspada sehingga mobilnya menghantam bak kanan sebelah belakang pada truk Nissan yang kebetulan juga berjalan searah.

“Sopirnya warga Tluwah Juwana Pati sedangkan dua pasutri yang meninggal di tempat kejadian yakni Johan Hermawan berusia 67 tahun dan Kusuma Dewi berusia 65 tahun,” katanya.

Johan meninggal dunia akibat mengalami cedera parah pada kepalanya serta robek pada dadanya sementara Kusuma Dewi mengalami luka parah pada kepalanya. “Mereka langsung dibawa ke RSUP Dr Kariadi untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” ungkap Sugito lagi.

Sedangkan sopir truk Nissan teridentifikasi bernama Mai Oslan, warga Padang Sidempuan berusia 39 tahun. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan mobil Innova ringsek pada bagian depannya. 

Selang sepuluh jam kemudian, atau sekitar puul 15.00, kecelakaan mengerikan juga terjadi di kawasan Silayur, Ngaliyan.

Kecelakaan melibatkan 6 kendaraan bermotor yakni truk kontainer bernomor polisi B 9757 UEK, Toyota Kijang Inova bernopol H 8789 LR, Mini Bus bernopol H 1453 CD, Honda CR-V bernopol B 2007 YZ, dan dua sepeda motor masing masing ber nopol H 6903 NW dan H 4469 MS.

Dari keterangan salah seorang saksi, Gunawan, kejadian ini bermula ketika truk kontainer melaju dari arah selatan diduga hilang kendali dan menghantam mobil kijang Inova yang saat itu berada di sisi kanan truk. Setelah itu menghantam sebuah mini bus angkutan Boja-Jrakah dan terakhir menabrak mobil CR-V.

“Truknya menghantam bus, trus busnya nabrak tembok dan 2 sepeda motor yang sedang diparkir sampai busnya muter,” ujar Gunawan di tempat kejadian.

Tujuh orang korban yang merupakan penumpang dan supir bus mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh. “Supirnya tadi kayaknya patah tulang tangannya,” imbuh Gunawan.

Sementara itu, Kanit 1 Laka Polrestabes Semarang, Ipda Sujid mengatakan truk kontainer yang hilang kendali mengangkut sambungan pipa. “Beratnya sekitar 16 ton,” ujar Sujid.

Sopir kontainer kini sudah diamankan oleh polisi dan akan dimintai keterangan. 
“Sementara belum bisa diketahui apakah karena rem blong apa bagaimana kita perlu saksi ahli, dugaan sementara supir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan,” ujar Sujid.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk korban luka-luka kini sudah dilarikan ke Rumah Sakit Permata Medika.

Di Demak, Muhammad Fakhrurrozi, warga Desa Tegalarum RT 2 RW 3 Kecamatan Mranggen tewas mengenaskan setelah terlindas truk, kemarin. Naasnya, truk tersebut melarikan diri.

Kejadian tersebut bermula saat korban berboncengan dengan rekannya, Supriyanto, warga Desa Waru Kecamatan Mranggen mengendarai Honda Mega Pro H 4813 NN, hendak mendahului sebuah truk. Namun, dari arah berlawanan muncul pengendara lain, sehingga korban harus memgurangi kecepatannya. 
Sayangnya, stang motor korban menyenggol bak truck dan terjatuh. Tubuh korban pun terlindas truk, hingga tewas di lokasi kejadian. Sedangkan rekannya mengalami luka-luka.

Agus Rubiyanto, seorang saksi mengatakan bahwa truck yang terlibat kecelakaan langsung melarikan diri, tanpa diketahui nopol dan identitas sopirnya. “Kejadiannya cepat, setelah kecelakaan itu, truk tidak berhenti,” katanya, Kamis (2/3/2017).

Kapolsek Mranggen, AKP Sonhaji mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidilan berkait kasus tersebut.

“Olah TKP dan memeriksa saksi sudah kami lakukan. Saat ini, masih kami dalami,” pungkas dia.(far/fen/MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

11 − = 3

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.