Sehari, PMK Kabupaten Tegal Musnahkan Dua Sarang Lebah

Upaya itu dilakukan karena keberadaan sarang lebah tersebut sangat meresahkan warga.

TEGAL – Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) di Kabupaten Tegal terus melakukan pemusnahan sarang lebah jenis vespa affinis. Upaya itu dilakukan karena keberadaan sarang lebah tersebut sangat meresahkan warga.

Sarang lebah jenis vespa affinis dimusnahkan petugas PMK Kabupaten Tegal dengan cara disemprot air bertekanan tinggi. Foto : metrojateng.com/MJ10

Data yang diperoleh menyebutkan, pemusnahan pertama dilakukan petugas di Desa Pepedan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Minggu (24/11/2019) siang. Sarang berukuran diameter 30 centimeter dimusnahkan di pekarangan kosong yang berada di pemukiman.

Selang beberapa jam kemudian, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Tegal bergegas menuju ke Desa Harjosari Lor, Kecamatan Adiwerna. Di sini, petugas memusnahkan sarang lebah vespa berukuran cukup besar di sebuah atap rumah warga.

Keberadaan sarang lebah vespa tersebut meresahkan warga Desa Harjosari Lor, Kabupaten Tegal, karena sengatannya dianggap sangat berbahaya. Bahkan, sengatan tawon endhas itu bisa berujung kematian. Seperti yang terjadi di Kelurahan Krandon Kidul, Kota Tegal beberapa hari lalu.

“Dilaporkan pak RT tadi pagi, terus ini langsung direspon. Belum ada korban sih, tapi kan di sini banyak anak kecil. Takutnya malah menyengat mereka pas lagi main,” ungkap Rinto salah satu warga setempat kepada metrojateng.com.

Setelah melakukan pemantauan, tiga orang petugas berpakaian khusus langsung bersiap memusnahkan sarang lebah yang bediameter sekitar 50 centimeter. Pemusnahan sarang lebah dilakukan dengan cara disemprot air karena posisinya cukup sulit.

Sarang lebah jenis vespa affinis dimusnahkan petugas PMK Kabupaten Tegal dengan cara disemprot air bertekanan tinggi. Foto : metrojateng.com/ MJ10

Sementara itu, petugas PMK Kabupaten Tegal, Budiyanto mengaku, sedikitnya sudah ada tiga laporan warga mengenai sarang vespa affinis pada bulan ini. Pihaknya menyebut, kemungkinan besar populasi tawon endhas meningkat seiring peralihan musim.

“Pergantian musim, jadi banyak lebah yang berkembang biak. Makanya warga harus hati-hati dan segera lapor, jangan ditangani sendiri. Bisa fatal kalau memusnahkan sendiri,” tegasnya. (MJ-10)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.