Satpol PP Tertibkan Alat Peraga Kampanye

APK yang ditertibkan di antaranya dipasang melintang di atas jalan, pohon atau di penerangan jalan umum.

SEMARANG- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang telah menertibkan sebanyak 1.082 alat peraga kampanye (APK), karena melanggar Perda 14/2012 tentang
penyelenggaraan reklame.

Ilustrasi penertiban Satpol PP. Foto: metrojateng.com

“Ribuan alat peraga itu ditertibkan dalam kurun waktu bulan Oktober hingga 7 November. Dalam Perda tercantum semua tata cara pemasangan reklame, MMT, hingga spanduk,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, Rabu (7/11/2018).

Kampanye pemilu 2019 sudah dimulai sejak 23 September 2018, karena itu sudah marak alat peraga yang terpasang namun banyak yang tidak sesuai aturan.

Ribuan APK yang ditertibkan di antaranya dipasang melintang di atas jalan, pohon atau di penerangan jalan umum.

“Khususnya yang melintang, sangat membahayakan pengendara kalau sewaktu-waktu terlepas dan jatuh,” ujarnya.

Endro menegaskan dalam penertiban alat peraga tidak akan ada diskriminasi. Hal itu demi keindahan, kenyamanan, dan kerapian pemandangan wilayah Kota Semarang.

Pihaknya mengimbau kepada partai politik atau peserta pemilu lainnya untuk mematuhi peraturan pemasangan alat peraga yang sudah ditentukan.

“Bisa dipasang tapi jangan merusak keindahan apalagi membahayakan pengguna jalan. Serta tidak dipasang di tempat yang dilarang seperti sekolah, tempat ibadah dan instansi pemerintah,” kata dia. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.