Satpol PP Segel 16 Karaoke Liar di Kawasan MAJT

Beberapa kendaraan ditinggal pemiliknya di lokasi lantaran memilih melarikan diri.

SEMARANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menyegel 16 tempat karaoke yang ada di kompleks relokasi Pasar Johar kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Hal tersebut berdasarkan laporan dari warga sekitar yang juga merupakan remaja masjid. Warga resah dengan kegiatan karaoke yang menjurus ke arah prostitusi.

Satpol PP Kota Semarang menyegel karaoke ilegal di kawasan MAJT, Selasa (16/7/2019) petang. Foto: dokumentasi

Dalam laporan masyarakat yang disampaikan tersebut, karaoke yang beroperasi di kawasan tersebut tidak memiliki izin. Bahkan dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan visi MAJT yang ingin menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi wisata religi.

Kedatangan Satpol PP ke lokasi rupanya terendus para pelaku usaha dan pengguna jasa di sana. Mereka buru-buru mematikan lampu dan meninggalkan lokasi sesaat ketika Satpol PP memasuki kawasan karaoke. Beberapa kendaraan ditinggal pemiliknya di lokasi lantaran memilih melarikan diri.

Namun Satpol PP masih menemukan beberapa ruangan yang lampunya masih dalam keadaan memyala, AC masih dingin dan makanan yang belum dihabiskan. Kemudian Satpol PP memasang garis kuning di tempat karaoke ilegal tersebut.

“Nantinya, kami akan pertemukan beberapa pihak, mulai dari tokoh masyarakat, remaja masjid, pemilik usaha, Kapolsek, Dandim dan pihak terkait lainnya untuk solusi ke depannya,” ungkap Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, Selasa (16/7/2019).

Fajar juga sudah mengantongi bukti beberapa miras di dalam ruangan dan perangkat alat karaoke di kawasan tersebut yang tidak berizin. Hal tersebut mengacu pada Perda 5 tahun 2009 tentang perizinan bangunan serta ketertiban umum.

“Dibongkar atau tidaknya, kami akan koordinasi dengan Dinas Tata Ruang. Jika memang melanggar, kami selaku penegak Perda akan membongkar,” pungkasnya. (ade)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.