Satlinmas Siap Amankan Pemilu di Jawa Tengah

Gelar pasukan untuk pengamanan Pemilu 2019 ini dilaksanakan selama dua hari yaitu, Rabu (20/2/2019) dan Kamis (21/2/2019) di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan.    

SEMARANG – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Jawa Tengah menggelar pasukan untuk kesiapan Pemilu 2019.

Anggota Satpol PP dan Satlinmas se-Jawa Tengah melakukan gelar pasukan untuk kesiapan Pemilu 2019 di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, Rabu (20/2/2019). Foto: metrojateng.com/dok Istimewa

Kepala Satpol PP Provinsi Jateng, Budiyanto Eko Putwono mengatakan, gelar pasukan untuk pengamanan Pemilu 2019 ini dilaksanakan selama dua hari yaitu, Rabu (20/2/2019) dan Kamis (21/2/2019) di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan.    

“Gelar pasukan ini diikuti sekitar 5.000 anggota Satpol PP dan Satlinmas. Adapun, inspektur upacara pada puncak gelar pasukan akan dipimpin langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,” katanya, Rabu (20/2/2019).

Diketahui, suhu politik menjelang Pemilu 2019 semakin memanas dan bisa saja terjadi gesekan pada masyarakat sehingga anggota Satpol PP dan Satlinmas harus aktif melakukan antisipasi dan pencegahan.    

“Kami berharap situasi tetap kondusif dan pemilu dapat berjalan dengan baik dan bermartabat,” tuturnya.    

Melalui gelar pasukan ini, lanjut dia, diharapkan juga dapat meningkatkan integritas, loyalitas, soliditas, dan kompetensi anggota Satpol PP dan Satlinmas dalam melaksanakan tugas penegakan peraturan daerah, menjaga keamanan, ketentraman, ketertiban, dan memberikan perlindungan pada masyarakat.

Gelar pasukan yang mengangkat tema “Merawat Bhinneka Tunggal Ika Demi Indonesia”, kata dia, sekaligus sebagai bagian rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Satpol PP dan ke-57 Satlinmas.

Budiyanto mengatakan, pada gelar pasukan ini juga dimeriahkan beragam kegiatan lainnya seperti lomba defile yang akan diikuti 1.400 anggota Satpol PP dan Satlinmas, tari kolosal Batik Jlamprang oleh pelajar SMP/SMA, dan marching band SMA Medika Kota Pekalongan.

“Selain itu ada juga pesta kembang api, api unggun, pembentukan karakter, mental, dan spiritual anggota satlinmas melalui penggemblengan wawasan kebangsaan oleh Habib Lutfi bin Yahya dan kegiatan emotional spiritual quotient oleh Ouys Al Kharani,” tandasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.