Satlantas Polrestabes Semarang Siapkan e-Tilang Gunakan CCTV

Januari-Desember 2018, terdapat 75 ribu kendaraan yang nekat melanggar rambu lalu lintas.

SEMARANG- Tingginya angka pelanggaran lalu lintas di pusat Kota Semarang membuat aparat kepolisian geram. Bahkan, tim Satlantas Polrestabes Semarang menyatakan kesiapannya untuk kembali menerapkan e-Tilang berbasis CCTV dalam waktu dekat.


Wakasatlantas Polrestabes Semarang, Kompol Sumiarta. Foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto

Wakasatlantas Polrestabes Semarang, Kompol Sumiarta, menyatakan pemberlakuan e-Tilang sedang diujicoba selama dua pekan di empat titik jalan raya. Keempat jalan itu meliputi Jalan A Yani, Jalan Diponegoro, Jalan Pemuda dan Jalan Gajahmada.

“Ini baru ujicoba dua minggu sampai 17 Desember. Aturannya akan terus disosialisaikan kepada masyarakat terutama pengguna kendaraan pribadi dan umum,” kata Sumiarta, usai ikut dialog bersama Radio Trijaya, Senin (10/12/2018).

Ia menjelaskan posko e-Tilang menggunakan CCTV saat ini sudah dibangun di pojok Simpang Lima. Dari pemantauan yang dilakukan sejak Januari-Desember 2018, terdapat 75 ribu kendaraan yang nekat melanggar rambu lalu lintas. Mayoritas pelanggar lalu lintas dilakukan oleh pengendara sepeda motor.

“Hampir 60 persen pemotor kedapatan menerabas lalu lintas maupun berhenti di luar jalur zebra cross,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mendapati ruang sidang pengadilan negeri Krapyak disesaki pelanggar lalu lintas pasca pemberlakuan Operasi Candi dan Zebra.

“Ada 700-800 orang yang ikut sidang tilang. Maka penuh sesak itu ruangan pengadilan. Jadi kita berharap adanya e-Tilang nanti bisa memudahkan pelanggar membayar dendanya. Tidak perlu lagi menumpuk di pengadilan,” ujarnya.

Jika cara ini berhasil, ia mengungkapkan tidak menutup kemungkinan lokasi pemasangan CCTV untuk e-Tilang akan diperluas. Pelanggar lalu lintas akan terdeteksi melalui CCTV. “Kita akan mendeteksi lewat tanda nomor kendaraan bermotornya. Itu nanti dijamin akurat,” jelasnya.

M Khadik, Kepala Dishub Kota Semarang mengaku sedang menyiapkan peralatan CCTV untuk menyempurnakan penindakan pelanggar lalu lintas melalui e-Tilang. “Kita lakukan prosesnya bertahap,” tutupnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.