Sarana Pastoral Gereja Sambiroto Dibangun dengan Biaya Rp 8,6 Miliar

Gereja Paroki Sambiroto, saat ini melayani kurang lebih 1400 kepala keluarga atau sebanyak 4000 jemaah.

SEMARANG – Uskup Agung Semarang, Monsinyur Robertus Rubiyatmoko, telah meresmikan pembangunan sarana pastoral Gereja Santo Petrus Sambiroto. Bersama Pastor Paroki Sambiroto, Romo Simon Atas Wahyudi dan Romo Albertus Suprihadi, Romo Rubi, sapaan akrab Uskup Agung Semarang meletakkan batu pertama sebagai rangkaian peresmian pastoral gereja tersebut.

Pembangunan sarana pastoral Gereja Santo Petrus Sambiroto.

CH Arie Sulistiyo, seorang panitia pembangunan mengungkapkan, Gereja Paroki Sambiroto, saat ini melayani kurang lebih 1400 kepala keluarga atau sebanyak 4000 jemaah di lingkungan Kecamatan Tembalang.

“Paroki ini berada di wilayah yang banyak perumahan baru, maka paroki ini pun berkembang pesat dan didominasi para pasangan muda. Hingga banyak kegiatan umat yang tidak dapat terfasilitasi secara memadai karena keterbatasan tempat. Oleh karena itu, pembangunan sarana pastoral ini menjadi prioritas kami saat ini,” kata Arie kepada metrojateng.com, Sabtu (6/7/2019) lalu.

Arie bilang bahwa proyek sarana pastoral gereja tersebut menelan dana mencapai Rp 8,6 miliar. Sebab, di dalamnya juga dibangun gedung aula, ruang serba guna, ruangan rapat, perpustakaan, toko devosional serta lahan parkir dan poliklinik.

Dikatakan Arie bahwa selama ini gereja Sambiroto sering menyelenggarakan kegiatan srawung untuk menjalin persaudaraan kepada warga sekitar.

Berbagai kegiatan seperti tirakatan, bakti sosial, pembagian sembako, menyediakan makan siang gratis setiap Kamis, juga pengobatan gratis untuk warga. “Kami juga berharap, dengan ditambahnya sarana pastoral ini akan semakin meningkatkan pelayanan gereja, tidak hanya kepada umatnya tetapi juga kepada warga sekitar gereja,” tambah Arie. (far)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.