Saniharto Luncurkan Concert Grand Piano SR1928

Memukau- Brand Ambassador Concert Grand Piano SR1928 yang juga Komposer dan pianis Indonesia Ananda Sukarlan (batik merah) bersama International Sales & Operation Saniharto, Merysia Enggalhardjo MS, usai melakukan konser tunggal, yang membuat decak kagum tamu undangan Grand Opening Hotel Tentrem Semarang, Kamis Malam kemarin. (tya)

 

SEMARANG,METROJATENG.COM- Kondisi Pandemi Covid-19, tidak membuat produsen furniture Saniharto, hanya diam terpaku. Sebaliknya ia merasa tertantang melakukan inovasi baru dengan membuat piano konser dengan panjang 2,75 meter dengan harga mulai Rp 3,9 miliar diproduksi PT Saniharto di pabriknya di Demak.

Piano karya anak bangsa yang dimainkan  pianis dan komposer ternama Indonesia Ananda Sukarlan tampil memukau tamu undangan yang hadir dalam grand opening Hotel Tentrem Semarang, Kamis malam kemarin.  Beberapa lagu dibawakan brand Ambassador piano konser produksi PT Saniharto Ananda Sukarlan dengan sangat apik.

“Saya bangga bisa memainkan piano karya anak bangsa yang memiliki kualitas  sangat excellent,” ujar Ananda Sukarlan sebelum melakukan konser di Hotel Tentrem Kamis kemarin.

International Sales & Operation Saniharto, Merysia Enggalhardjo MS, mengatakan  selama ini belum ada perusahaan furniture manufacturing yang membuat piano.Concert Grand Piano SR1928 The Awakening buatan Saniharto dengan panjang 2,75 meter hasil kerjasama dengan arsitek Raul Renanda dan musisi Aksan Sjuman. Selama ini belum ada furniture manufacturing company yang membuat piano dan bukan hanya piano biasa melainkan concert grand piano.

“semua sistem komponen yang berhubungan dengan suara menggunakan komponen piano yang terbaik didunia. Hampirsemua merek piano terbaik menggunakan sistem dan kayu produksi suara (soundboard) yang sama atau setara. Keputusan ini diambil atas dasar dua pertimbangan, kualitas dan dukungan

parts yang terbaik serta efek suara yang setara baik secara kualitas dan karakter yang para pianis yang profesional sudah terbiasa,” ujarnya.

Komponen sistem piano sangat banyak namun ada beberapa yang dapat kami banggakan. Sistem mekanik pemukul senar menggunakan Epoxy Carbon Fiber, adalah teknologi baru dalam sistem mekanik sebuah grand piano. Senar yang menggunakan teknologi Nickel Plated

Finish yang tahan korosi dan memberikan efek warna ‘silver’. Kayu jenis Spruce yang merupakan kayu terbaik untuk dapat menghasilkan resonansi suara yang digunakan ratusan tahun di Eropa untuk alat musik seperti Cello dan Biola, dan yang sangat jarang digunakan

dalam sebuah piano kelas konser adalah sistem piano yang dapat bermain sendiri dan dikontrol secara ‘wireless’ oleh perangkat tablet (iPad).

“Semua komponen ini seperti bahan masakan dan bumbu terbaik, tentunya tidak ada artinya tanpa ‘koki’ yang mumpuni. Disinilah fokus dari Aksan Sjuman, yang selama ini dikenal sebagai pemusik dan pembuat alat musik. Aksan menyatukan komponen sistem piano

terbaik didunia dan menjadikan karakter khusus piano ini dengan kualitas sejajar dengan produk terbaik lainnya,” tambah  Saniharto, yang mengaku baru membuat 3 unit piano konser

Diungkapkan Saniharto, beberapa orang Indonesia masih mempunyai pemikiran, furniture dari luar negeri terutama Eropa lebih baik daripada produk dalam negeri.  Pendapat tersebut menurut Saniharto tidak benar, karena banyak karya anak bangsa  tidak kalah dan bahkan lebih baik dariproduk luar negeri tidak hanya dari segi kreativitas desain tapi juga dari teknik/ craftsmanship pengerjaannya.

“Hadirnya  concert grand piano, saya t mengajak semua pihak untuk mendukung, mencintai dan menikmati produk dalam negeri yang berkelas dunia.”harap Saniharto. (tya)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.