Sambut Pesta Demokrasi, Polisi Jamin Hak Pilih Para Tahanan

Polrestabes Semarang akan memfasilitasi mereka untuk memberikan hak pilihnya.

SEMARANG – Polrestabes Semarang memfasilitasi 86 tahanan yang terjerat kasus pidana untuk memberikan hak pilihnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 mendatang. Sebagai syarat, Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polrestabes Semarang meminta kepada keluarga para tahanan untuk mengumpulkan fotokopi e-KTP tahanan.

ilustrasi. metrojateng.com

“Memiliki e-KTP merupakan syarat untuk bisa mencoblos. Untuk itu kami memohon keluarga yang membesuk untuk membawakan fotokopi e-KTP anggota kelurganya yang berada di rumah Tahti ini. Ya supaya mereka bisa menyalurkan pilihanya pada 17 April mendatang,” kata Kasat Tahti Polrestabes Semarang, Kompol Baihaqi, Rabu (3/4/2019).

Baihaqi menjelaskan para tahanan yang sedang dalam proses hukum merupakan rakyat Indonesia dan memiliki hak pilih dalam Pemilu. Maka dari itu Polrestabes Semarang akan memfasilitasi mereka untuk memberikan hak pilihnya.

“Tahanan di Tahti Polrestabes Semarang ada 86 orang. Mereka yang sudah mengumpulkan e-KTP bisa mencoblos,” ungkapnya.

Sementara terkait pengumpulan fotokopi e-KTP tahanan bisa diserahkan ke petugas jaga Tahti mulai hari ini. Batas akhir pengumpulan hari Sabtu (13/4/2019).

“Kami akan tunggu sampai Sabtu tanggal 13 April untuk pengumpulan. Kalau tidak mengumpulkan berarti tidak bisa memilih,” pungkasnya. (aka)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.