Saksi Lihat Dominicus Dibonceng Dua Pemuda

Penemuan Mayat di Terboyo

Korban diboncengkan oleh dua orang pemuda menggunakan sepeda motor. Saat itu korban yang berada di tengah sudah terlihat lunglai.

SEMARANG – Pemuda asal Merauke bernama Dominicus Liberius Awie (24) ditemukan tewas di Kawasan Industri Terboyo Blok D, Selasa (26/2/2019) pagi. Seorang warga Trimulyo, Genuk, bernama Ridwan sempat melihat korban diboncengkan oleh dua orang pemuda menggunakan sepeda motor. Saat itu korban yang berada di tengah sudah terlihat lunglai.

Jasad Dominicus Liberius Awie, pemuda asal Merauke, yang ditemukan tewas di Kawasan Industri Terboyo Blok D dievakuasi ke dalam mobil ambulans untuk dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang. Foto: metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar

Ridwan menuturkan saat itu sekitar pukul 06.00 ia sedang bersepeda di sekitar Kawasan Industri Terboyo. Ketika keluar dari daerah industri tepung, ia melihat ada tiga pemuda mengendarai satu sepeda motor. Gerak-gerik dari pemuda tersebut mencurigakan.

“Saya curiga, jokinya itu tengak-tengok terus. Dia naik motornya pelan di depan saya. Terus saya tambah kecepatan, jokinya terus ngelihatin saya, tengak-tengok,” ujarnya

Kecurigaan tersebut semakin menjadi saat ia melihat satu dari tiga pemuda tersebut terlihat lunglai. “Tiga orang itu anak muda semua. Orang yang bonceng di tengah sudah lunglai. Kelihatannya waktu dibonceng itu masih hidup tetapi kurang jelas juga,” tuturnya.

Meski memiliki kecurigaan, Ridwan terus saja mengayuh sepeda onthelnya menuju ke industri batubara. Hal itu lantaran ia terus dipandangi oleh joki sepeda motor tersebut.

“Jokinya terus ngelihatin saya. Setelah itu saya pergi kerja ke industri batubara dan setelah itu pulang ke rumah. Sampai d rumah dapat kabar kalau ada penemuan mayat itu,” jelas Ridwan.

Disinggung terkait ciri-ciri pemuda yang diduga memboncengkan korban, Ridwan menyebut ciri fisiknya hampir sama dengan korban. “Motornya kalau tidak Supra ya Vario, saya kurang jelas waktu itu. Tapi kalau fisiknya hampir mirip dengan korban,” ungkapnya.

Sementara itu polisi masih menyelidiki dugaan kasus pembunuhan tersebut. Polisi juga belum dapat memastikan apakah korban dibunuh di lokasi atau di tempat lain dan dibuang di dekat Balai Lelang PT Sentral Java Multindo.

“Belum dapat memastikan dibuang jam berapa, yang jelas ditemukannya pukul 08.30. Masih kami dalami. Ini masih menunggu hasil autopsi. Kami juga amankan barang bukti berupa cutter,” kata Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin. (aka)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.