Safari Dakwah di Unissula, Ustaz Somad Dibekingi Pemuda Pancasila dan FPI

SEMARANG – Memasuki penghujung Juli 2018, penceramah kondang, Ustaz Abdul Somad menggelar tabligh akbar dengan mengundang ribuan umat Muslim di seluruh penjuru Kota Semarang. Pengajian Ustaz Somad digelar tiga kali. Masing-masing di Kampus Univeritas Sultan Agung (Unissula), Lapangan Pedurungan dan Masjid BSB Mijen mulai 30-31 Juli.

Foto: Ribuan umat Muslim menyemut untuk menyaksikan ceramah Ustaz Somad di Unissula. Foto: metrojateng.com/fariz fardianto

Di Kampus Unissula, Ustaz Somad menggelar pengajian pada Senin siang (30/7). Tepat pukul 13.40 WIB, Ustaz Somad masuk ke dalam gedung gelanggang Unissula yang berada di ruas Jalan Kaligawe.

“Para hadirin dan hadirot yang kita muliakan, mari kita sambut Cawapres kita Ustaz Abdul Somad siang ini,” kata seorang panitia acara tatkala mengawali pembukaan pengajian akbar di Gedung Gelanggang Unissula.

Metrojateng.com memantau terdapat ribuan jemaah yang memadati setiap sudut gedung tersebut. Di pintu masuk, tiap jemaah berdesak-desakan agar dapat masuk dan melihat dari dekat penampilan Ustaz Somad.

Unisula sebagai penyelenggara tabligh akbar memisahkan barisan jemaah pria dan wanita. Para wanita ditempatkan pada barisan terdepan. Sedangkan kaum Adam diminta duduk di barisan belakang dan lantai dua.

Ceramah Ustaz Somad diawali dengan mengkumandangkan lagu Indonesia Raya. Semua jemaah kompak berdiri untuk ikut mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia tersebut.

Anggota Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum Pemuda Pancasila Jawa Tengah, Muhammad Dasuki menyebut ada sedikitnya 500 personelnya yang dikerahkan untuk membekingi pengamanan acara ceramah Ustaz Somad.

Para personel Pemuda Pancasila itu, kata Dasuki menyebar di semua pintu masuk kompleks kampus Unisula. Pengamanan yang dilakukan Pemuda Pancasila, menurutnya demi mendukung hasil mediasi yang telah diselenggarakan di Mapolrestabes Semarang.

“Kami ada 500 orang berjaga-jaga di semua kawasan kampus Unissula. Anggota Front Pembela Islam juga ikut dikerahkan untuk menyukseskan acaranya Ustaz Somad. Kami menjamin pelaksanaannya aman tanpa gesekan apapun,” terang pria bertubuh gempal tersebut.

Dasuki juga bilang anggota Patriot Garuda Nusantara (PGN) yang dipimpin Nuril Arifin alias Gus Nuril, tak akan berani menjamah Unissula. Jika pun anggota PGN berani mendekat, ia memperkirakan bakal muncul gesekan antar ormas.

“Kalau mereka mendekat pasti ada chaos. Mendingan mereka tidak usah kemari,” ujarnya sembari mengingatkan kepada para anggota PGN agar jangan membuat onar dalam acara ceramah tokoh besar umat Muslim.

Seperti diketahui, rencana UAS akan melakukan safari dakwah di 3 tempat di Semarang yaitu di Unissula, lapangan Leboh Raya Pedurungan Kidul, dan Masjid Jami Jatisari BSB Kecamatan Mijen pada Senin – Selasa (30-31/7). 

Namun rencana itu mendapat penolakan dari salah satunya Markas Komando Jawa Tengah Patriot Garuda Nusantara (PGN) yang tersebar via internet baru-baru ini. Surat tersebut ditujukan kepada Kapolda Jawa Tengah.

Isinya mendesak agar Kepolisian tidak mengizinkan tabligh akbar yang akan mengundang UAS di Unissula, Pedurungan dan Mijen Kota Semarang. Alasannya UAS dinilai merupakan corong dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi terlarang berdasarkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Semarang, Joko Santoso mengatakan, pihaknya akan mengawal safari UAS yang akan digelar di 3 lokasi tersebut. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Jateng dan Kepolisian.

‘’Hal itu untuk menjamin kelancaran safari dakwahUAS. Mengingat tugas aparat Negara (Kepolisian) wajib melindungi semua warga negara untuk beribadah,’’ katanya.(far/duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.