Rute Koridor III Trans Jateng Dikhawatirkan Picu Masalah Baru

Sepanjang jalur Terminal Mangkang hingga KIW sudah ada jalur BRT Trans Semarang Koridor I.

SEMARANG – Rencana peluncuran Bus Rapit Transit (BRT) rute Semarang – Kendal yang segera dilakukan oleh Trans Jateng dinilai tidak efektif. Koridor baru yang nanti diberi nama Koridor III melayani rute Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Semarang – Pasar Weleri, Kendal.

Calon penumpang mengantre BRT di Shelter Bulupitu Purwokerto, Selasa (14/8/2018). Foto: metrojateng.com

Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Kadarlusman, mengatakan rute baru itu tidak efektif. Sepanjang jalur Terminal Mangkang hingga KIW sudah ada jalur BRT Trans Semarang Koridor I. Koridor ini memiliki rute jalur dari Terminal Mangkang hingga Terminal Penggaron.

‘’Karena memiliki jalur sama, dikhawatirkan operasional tidak efektif, malah muncul masalah baru. Sebaiknya BRT Trans Jateng dan Trans Semarang berkolaborasi. Apalagi keduanya kan merupakan layanan transportasi umum dari pemerintah,’’ kata pria yang akrab disapa Pilus, Rabu (7/8/2019).

Pilus memberikan saran, akan lebih efektif jika nanti Trans Jateng dari Kendal langsung ke KIW, tidak masuk ke Terminal Mangkang. Karena banyak pekerja dari kawasan itu berasal dari daerah Kaliwungu, Kendal. Buruh akan merasa lebih praktis dalam berangkat dan pulang kerja, tanpa harus berhenti-berhenti.

”Maksud Trans Jateng meluncurkan Koridor III, mungkin karena sebagian besar karyawan di Kawasan Industri Wijaya Kusuma merupakan warga Kaliwungu Kendal. Jadi sekali naik, bisa langsung tiba di tempat bekerja tanpa harus berhenti-berhenti,” jelasnya.

Di luar kekhawatiran tidak efektif itu, pihaknya mengapresiasi adanya transportasi massal di jalur itu. Dengan adanya moda transportasi masal, maka pengguna jalan dapat beralih dari menggunakan kendaraan pribadi menggunakan kendaraan umum.

‘’Sehingga selain dapat menekan angka kemacetan, juga bisa untuk menekan angka potensi kecelakaan,’’ tegasnya.

Sementara itu, Kasi Operasional Balai Transportasi Jateng, Joko Setyawan menuturkan, rencananya akan beroperasi 14 bus ukuran sedang di Koridor III tersebut. Saat ini dalam proses pengadaan barang dan jasa, serta penunjukkan operator pengelola koridor.

”Kalau tidak ada halangan, pada pertengahan Oktober atau awal November, koridor ini akan diluncurkan,” ujar Joko Setyawan.

Dijelaskan, Koridor III ini punya rute Terminal Bahurekso, Kendal masuk ke Terminal Mangkang, kemudian berputar di KIW. Bus tetap masuk ke Terminal Mangkang karena menjadi simpul, dan pergantian armada.

‘’Tapi untuk tahap awal, dari Terminal Mangkang-Wijaya Kusuma kami tidak menaikkan penumpang. Kami masih terus berkoordinasi dengan Trans Semarang yang sudah punya koridor di jalur tersebut. Integrasi tentu tetap akan dilakukan sebagai angkutan masal milik pemerintah,’’tandasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.