Rumah Roboh di Pedamaran, Buruh Tewas Tertimbun Reruntuhan

Basarnas dan tim SAR gabungan lainnya kemudian mengevakuasi korban tertimpa reruntuhan pukul 03.45 WIB

SEMARANG – Menjelang Subuh, Selasa (21/8/2018), sejumlah warga Kampung Sedogan, Jalan Pedamaran Nomor 48 RT 01/RW IV Semarang Tengah digemparkan suara gemuruh.

Proses evakuasi buruh yang tertimbun reruntuhan bangunan di Pedamaran Semarang, Selasa (21/8/2018) pagi. Foto: metrojateng.com/istimewa

Suara gemuruh tersebut muncul dari bangunan rumah milik Adi Sugiyarto yang kedapatan roboh. Peristiwa itu terjadi pada pukul 03.45 WIB. Tak ayal, kejadian tersebut membuat sang pemilik rumah tewas tertimpa reruntuhan rumahnya.

“Basarnas dan tim SAR gabungan lainnya kemudian mengevakuasi korban tertimpa reruntuhan pukul 03.45 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” kata Zulhawary Agustianto, Humas Basarnas Jawa Tengah, saat dikonfirmasi¬†metrojateng.com.

Zulhawary menjelaskan warga kemudian membantu membersihkan puing-puing rumah korban. Adi Sugiyarto diketahui berusia 46 tahun yang bekerja sebagai buruh.

Berdasarkan keterangan saksi, Slamet, warga Kampung Sedogan, dirinya mendengar suara gemuruh seperti angin.

Mengetahui gemuruh yang kencang, Slamet memanggil Sujadi yang kebetulan bertamu di rumahnya. Keduanya langsung keluar rumah dan mendapati ada bangunan roboh di gudang kampungnya.

Mereka kemudian mengontak tim penyelamat yang terdiri dari petugas kebakaran dan Basarnas serta aparat kepolisian setempat.

Selanjutnya, tim penolong mengevakuasi ke lokasi roboh dan terdapat korban yang berada di bawah reruntuhan bangunan.

“Kerugian belum bisa ditaksir. Tetapi korban sekarang sudah berada di rumah duka. Nantinya akan dimakamkan,” terangnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.