Rumah Harga Rp 1,5 Miliar Dominasi Pasar

Pengukuhan- ketua DPD REI Jateng diserah terima kan dari MR Supriyanto kepada Suhartono disaksikan Ketua Umum DPD REI Totok Lusida di Patra Jasa , Selasa (20/10)

 

SEMARANG, METROJATENG.COM – Penjualan rumah dengan harga Rp 1,5 miliar masih mendominasi pasar.  Melihat potensi pasar ini, tentunya akan menggairahkan pasar dan properti menjadi booming.

Penegasan ini dikemukakan Ketua Umum DPP REI Totok Lusida di sela-sela pengukuhan ketua DPD REI Jateng Suhartono, Selasa ini.Diungkapkan saat awal pandemi hingga Agustus penjualan sangat drop.

“Setelah kondisi new normal , justru penjualan properti langsung booming.  Masalahnya properti tidak hanya perumahan tetapi juga perhotelan, apartemen, mall dan lainnya, ” ujarnya.

Ditambahkan ada pengembang di Jakarta mengembangkan claster baru di Bogor dan langsung terjual habis. Diakui market penjualan rumah dengan harga Rp 1,5 miliar justru mendominasi pasar atau sekitar 83%. 

 “Apa  yang terjadi ini tentunya akan membangunkan optimisme pengembang,” tambahnya.

Menurut Totok , ini saat yg tepat untuk membeli properti. Sebaliknya jika kondisinya normal atau setelah pandemi dinilai terlambat, jika membeli properti.

Properti menjadi index dalam pertumbuhan ekonomi mikro. Melihat properti tumbuh ekonomi juga akan mengalami pertumbuhan ini dengan cepat , bahkan satu sampai dua bulan akan kembali normal.

Sementara itu itu Ketua DPD REI Jateng Suhartono mengatakan selama pandemi penjualan properti mengalami penurunan.menurutnya tahun 2019 penjualan properti untuk masyarakat berpenghasilan rendah (subsidi) kurang lebih 6.200 unit, sedangkan untuk komersial 2.000 unit. Namun hingga oktober 2020, penjualan rumah bersubsidi mencapai 3.000 unit sedangkan untuk komersial 800 unit.

“Guna menggairahkan pasar, REI  akan melakukan terobosan baru untuk meningkatkan penjualan dengan melakukan kerjasama dengan beberapa instansi seperti kejaksaan untuk membangun rumah karyawan,” tambahnya.(tya)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.