Rumah di Tengah Jalan Tol Pejagan-Pemalang Bikin Pemudik Penasaran

image
Rumah Darsiti di tengah Tol Pejagan. (Dok Kompas.com)

BREBES – Meski masih separuh jadi, antusiasme pemudik untuk menggunakan Jalan Tol Pejagan-Pemalang ternyata sangat besar. Hal itu dipicu rasa penasaran pemudik pada rumah yang berdiri di tengah-tengah jalan tol itu.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, pada mudik 2015 ini jalur utara sangat padat. Berkebalikan dengan jalur selatan yang relatif longgar. Hal itu ternyata dipicu oleh pemudik yang ingin merasakan jalan tol Pejagan-Pemalang. Terlebih di tengah jalan tol ada sebuah rumah yang masih berdiri karena tidak mau digusur.

“Satu karena kondisinya masih aggregate itu mirip rute reli Paris-Dakar, dua pengen melihat rumah yang di tengah jalan tol. Tadi saya lihat dari atas memang agak pelan-pelan mereka mungkin pengen melihat rumah itu,” kata Ganjar, di sela-sela pantauan udara mudik bersama Forkominda Jateng, Rabu (15/7)

Rumah milik Darsiti binti Umar itu berada di wilayah RT 03 RW 1 Desa Rancawulu, Kecamatan Bulakamba, Brebes Timur, Kabupaten Brebes. Lokasinya persis berada di tengah-tengah lintasan Tol Pejagan-Brebes Timur.†

Luas tanah milik Darsiti itu 721 meter persegi beserta empat bangunan di atasnya lengkap dengan sertifikat hak milik (SHM). Darsiti enggan melepas tanahnya karena menilai ganti rugi terlalu rendah.†

Darsiti meminta tanahnya dihargai Rp 1,5 juta per meter persegi. Tapi pelaksana pekerjaan hanya menyanggupi Rp 595.000 per meter persegi.

Kini tanah dan rumah Darsiti sudah dikelilingi jalan yang sudah diperkeras dengan aggregate batu. Bahkan, di sebelah timur rumah Darsiti telah berdiri beton penyangga jembatan Tol Pejagan-Brebes Timur. (byo)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

5 + 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.