RS UNS Resmi Beroperasi Penuh

Selama ini jumlah pasien rawat jalan di RS UNS rata-rata bisa mencapai 400 orang per hari.

SOLO – Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kini sudah mulai  beroperasi penuh. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Rektor Prof Ravik Karsidi didampingi oleh Direktur RS UNS, Prof Zainal Arifin Adnan, Selasa (12/3/2019).

Rektor UNS, Ravik Karsidi membubuhkan tanda tangan dalam peresmian operasional RS UNS, Selasa (12/3/2019). Foto: metrojateng.com

Dalam sambutannya, Direktur RS UNS, Prof Zainal Arifin Adnan mengatakan bahwa RS UNS ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 2016 lalu. Selama tiga tahun ini, RS UNS sudah melayani pasien baik itu rawat inap maupun rawat jalan. Hanya saja selama tiga tahun untuk operasional RS UNS belum secara keseluruhan.

“Maka bertepatan dengan Dies Natalis ke-43 UNS ini, RS UNS sudah beroperasi penuh. Semoga bisa membawa keberkahan untuk sesama. Dan dengan beroperasi penuh ini semoga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan,” katanya.

Zainal menambahkan bahwa selama ini jumlah pasien rawat jalan di RS UNS rata-rata bisa mencapai 400 orang per hari. Sedangkan untuk rawat inap, sebanyak 80-90 persen merupakan pasien dengan menggunakan BPJS.

“Rumah sakit kami tipe C, namun sudah memiliki 13 layanan dokter spesialis. Dengan pelayanan yang lengkap kami optimistis bisa melayani pasien dengan maksimal. Bahkan RS UNS juga sudah melayani layanan cuci darah atau hemodialisis,” katanya.

Sementara itu, Prof Ravik Karsidi menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi sehingga RS UNS bisa beroperasi secara penuh.

“Rumah Sakit UNS ini merupakan rumah sakit pendidikan sehingga memiliki tiga kewajiban. Yaitu melakukan pelayanan kepada masyarakat, melakukan penelitian serta melakukan pendidikan,” kata Ravik.

Ke depan, RS UNS terus melakukan pengembangan lantaran masih memiliki lahan hibah dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo yang terletak di belakang gedung RS UNS. “Semoga nanti Rektor pengganti saya bisa melanjutkan pengembangan rumah sakit ini,” katanya. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.