River Tubing di Candimulyo, Empat Wisatawan Tewas Disapu Banjir Bandang

Keempat korban baru saja mengikuti kegiatan Jogja Istimewa Travel Exchange (Jitex) yang diadakan oleh DPD Asppi Yogyakarta pada 10-12 Maret 2019.

MAGELANG – Empat wisatawan yang sedang berwisata tubing di Kali Gono, Tampir Wetan, Candimulyo, Kabupaten Magelang, hanyut terbawa arus banjir, Rabu (13/3/2019). Mereka ditemukan meninggal dunia. Salah satu korban berasal dari Malaysia.

Wisatawan yang menjadi korban river tubing disemayamkan di RSUD Muntilan. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, korban merupakan agen pariwisata dari berbagai kota seperti Semarang, Yogyakarta, Jakarta dan satu dari Malaysia. “Mereka sedang survey area wisata dan mencoba area tubing di daerah Candimulyo,” kata kapolres saat ditemui di kamar jenazah RSUD Muntilan.

Mereka mencoba tubing di Kali Gono Candimulyo bersama dengan 12 orang lainnya. Kapolres mengatakan, mereka mulai tubing sekitar pukul 12.30. Cuaca saat itu sedang cerah dan debit air masih normal.

Setelah perjalanan menjelajahi sungai dan tiba di bendungan, rombongan melakukan selfie atau swafoto, dengan posisi di bawah arus bendungan. Namun sekira 10 menit kemudian, datang air dalam debit yang cukup besar sehingga rombongan berusaha menyelamatkan diri namun lima orang hanyut.

Kemudian, pemandu melakukan pencarian dengan dibantu oleh Tim Rafting dari wilayah Blondo Kecamatan Mungkib Kabupaten Magelang. Mereka  berhasil menemukan empat orang sudah dalam keadaan meninggal dunia dan satu orang selamat. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSU Muntilan.

Adapun para korban antara lain Yully Wu (42) alamat Apartemen Palm Mansion Kalideres Jakarta Barat, Tantri Ariestiawati (51) alamat Jl. Janur Asri 9 Qk 18 nomor 20 Kelapa Gading Jakarta Utara, Sicilia Mantjoeng (48) alamat Manggarai Selatan 1/7 Tebet Jakarta Selatan dan Datin Hanisa (65), alamat selangor Malaysia, nomor Paspor A36578523.

Sedangkan korban luka antara lain, Iriyanto (55) alamat Plumbon, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Setyo Utomo (22), pemandu tubing, alamat Beringin 3, 02/01, Bateh Candimulyo, Kab. Magelang, Saiful Arifin (27) pemandu, alamat Tampir Wetan Rt 08/04 Candimulyo.

Anggota Asppi

Sementara, Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (Asppi) menyatakan keempat korban baru saja mengikuti kegiatan Jogja Istimewa Travel Exchange (Jitex) yang diadakan oleh DPD Asppi Yogyakarta pada 10-12 Maret 2019.

“Beberapa peserta (15 orang) memperpanjang masa tinggal di Yogyakarta dan mengikuti wisata tambahan yaitu river tubing di Little Ubud Magelang,” demikian Djohari Somad, Ketua Umum DPP Asppi dalam keterangan tertulis, Rabu (13/3/2019).

Tiga korban meninggal dunia merupakan anggota DPD Asppi DKI Jakarta, yakni Tantri Aristiawati (Nitour), Yully Wu (Yope Vacations) dan Sicilia Mantjoeng (Advent Tour Jakarta).

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang menimpa sahabat-sahabat kami. Asppi sangat kehilangan dan berduka,” tutupnya. (MJ-24)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.