Ribut-ribut Suporter Usai Laga Kontra Persija, PSIS Kena Denda Rp 100 Juta

Suporter Persija yang berada di tribun timur saling lempar botol dengan pendukung PSIS di tribun selatan.

SEMARANG – Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi denda Rp 100 juta kepada PSIS Semarang buntut keributan suporter usai laga kontra Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, 18 September silam. Manajemen Mahesa Jenar juga diganjar denda Rp 30 juta akibat pelemparan botol saat menjamu Perseru Serui.

PSIS dihukum denda Rp 100 juta gara-gara keributan suporter saat dijamu Persija di Stadion Sultan Agung Bantul, 18 September 2018. Foto: metrojateng.com/dok

Komdis PSSI menggelar sidang pada Senin (1/10) kemarin. Hasilnya ada 28 keputusan yang didominasi hukuman untuk Persib Bandung dan Persija berkaitan dengan tewasnya salah seorang suporter sebelum laga tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Dalam putusan itu ‘terselip’ dua hukuman buat PSIS seperti yang ditulis di atas. CEO PSIS Yoyok Sukawi memertanyakan sanksi yang sudah digedok Komdis, khususnya denda di laga kontra Persija.

“Khusus hukuman Rp 100 juta Persija vs PSIS kami akan ajukan banding. Kami sedang kumpulkan bukti-bukti dan fakta-fakta di lapangan untuk memohon keringanan,” kata Yoyok, Selasa (2/10/2018).

Keributan antar-suporter pecah usai pertandingan Persija kontra PSIS yang berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Suporter Persija yang berada di tribun timur saling lempar botol dengan pendukung PSIS di tribun selatan.

Dalam kasus yang sama, Komdis ‘hanya’ menjatuhkan denda Rp 50 juta untuk Persija. “Kami juga sudah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) yang diketuai Pak Kairul Anwar (Direktur Utama PSIS),” lanjutnya.

Namun, untuk hukuman saat menjamu Perseru di Stadion Moch Soebroto Magelang, 23 September, PSIS tidak akan mengajukan banding. “Yang kasus melawan Serui kami terima karena sesuai kewajaran hukuman Rp 30 juta dan memang terjadi pelemparan ke arah lapangan,” imbuh Yoyok lagi.

Anggota Komite Eksekutif PSSI itu meminta hukuman dari Komdis bisa dijadikan bahan introspeksi semua pihak. Sebelumnya, kata Yoyok, sudah ada kesepakatan bahwa hukuman yang melibatkan suporter akan ditanggung bersama.

“Karena hukuman ini sangat memberatkan, kami mohon kawan-kawan suporter untuk segera menyadari bahwa emosi dan tingkah laku buruk akan merugikan klub. Yuk sayangi klub kita, kita iuran untuk bayar denda yang sangat berat ini,” tandasnya.

Pada kesempatan terpisah, Kairul Anwar mengatakan, materi banding segera disusun setelah tim mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. “Kami juga akan meminta laporan dari PP (Pengawas Pertandingan). Mudah-mudahan pekan ini sudah kami kirim banding),” ujarnya.

Sanksi tersebut merupakan kali ketiga dijatuhkan Komdis untuk PSIS. Sebelum ini Panpel PSIS juga pernah didenda Rp 50 juta gara-gara pelemparan botol saat laga kontra Mitra Kukar, 28 Mei silam. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.