Ribuan Pendaki Tanam Pohon bareng Bupati di Gunung Ungaran

Para pendaki yang berasal dari lintas komunitas itu tergerak untuk menyelamatkan Gunung Ungaran dari kerusakan hutan dengan cara menanam ribuan pohon keras.

KENDAL – Sebanyak 1.227 pendaki dari berbagai daerah melakukan aksi penamanan pohon di kawasan Gunung Ungaran, Desa Promasan Kecamatan Limbangan, Kendal, Minggu (10/2/2019). Luasan lahan yang ditanam bersama ini sekitar dua hektar di sekitar lereng Gunung Ungaran.

Bupati Mirna Annisa bersama TNI-Polri dan pecinta alam tanam pohon di lereng Gunung Ungaran. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Para pendaki yang berasal dari lintas komunitas itu tergerak untuk menyelamatkan Gunung Ungaran dari kerusakan hutan dengan cara menanam ribuan pohon keras.

Nurul Mahrudin, Ketua Pelaksana aksi menanam tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan dan sudah kali kelima. “Tanaman yang ditanam pun macam-macam seperti Pohon Beringin, Pohon Salam dan Pohon Kemiri,” katanya.

Menurutnya pada kali ini jumlah peserta merupakan paling banyak dibandingkan pada kegiatan serupa pada tahun sebelumnya. Pasalnya kali ini banyak unsur yang terlibat selain dari komunitas pendaki.

“Ada dari TNI, Polri, siswa sekolah yang ikut serta bergabung dengan para pendaki untuk melaksanakan aksi tanam pohon itu,” ungkapnya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa juga turut serta dalam Gerakan 1001 Pendaki Gunung tanam pohon di Lereng Gunung Ungaran itu. Dia juga mengajak para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkompinda Kabupaten Kendal untuk terjun dalam kegiatan tersebut.

“Ini merupakan aksi luar biasa yakni mengajak ribuan orang untuk peduli terhadap lingkungan. Dan tiap tahunnya semakin banyak orang yang peduli terhadap kelestarian tanaman di Gunung Ungaran,” ungkapnya

Mirna mengatakan saat ini banyak bencana alam yang terjadi karena ketidak pedulian masyarakat akan menjaga lingkungan dan alam. “Peduli lingkungan dan alam berarti telah menyelamatkan kehidupan dari bencana alam,” jelasnya. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.