Ribuan Pemilih di Brebes Ajukan Pindah Keluar Daerah

Pengajuan pindah ini didasari berbagai alasan, mulai dari pindah domisili, tuntutan pekerjaan dan alasan kuliah atau sekolah.

BREBES – Sebanyak 1.927 pemilih asal Kabupaten Brebes memilih untuk mengajukan pindah keluar daerah. Sebaliknya, tercatat 791 pemilih dari luar daerah masuk untuk menjadi pemilih Pemilu di Brebes pada 17 April 2019 mendatang.

Contoh formulir A5 atau formulir pindah memilih agar tetap bisa memberikan suaranya pada pemilu 2019. Foto : metrojateng.com/ adithya

“Sampai hari ini, sudah ada 1972 pemilih yang sudah mengajukan untuk pindah keluar daerah. Mereka sudah mengurus formulir A5 atau formulir pindah memilih agar tetap bisa memberikan suaranya pada pemilu 2019,” ungkap Ketua KPU Brebes, Muamar Riza Palevi, Kamis (14/3/2019).

Selain keluar daerah, sambung Riza, terdapat pula pemilih dari luar daerah yang masuk ke Kabupaten Brebes. Hingga Kamis ini, jumlahnya sudah mencapai 791 orang. Saat ini mereka sedang mengurus administrasi agar tidak kehilangan hak suaranya.

Pengajuan pindah ini didasari berbagai alasan, mulai dari pindah domisili, tuntutan pekerjaan dan alasan kuliah atau sekolah. Perpindahan pemilih baik yang keluar maupun masuk di Brebes, menurut Ketua KPU jumlahnya cukup banyak. Mengingat, mobilisasi warga Brebes cukup tinggi dan banyak warga yang merantau di daerah lain.

“Batas pengajuan pindah baik keluar maupun masuk paling lambat 17 Maret. Jadi bagi mereka yang akan pindah untuk segera mengajukan formulir A5 agar tetap bisa memilih,” pungkasnya.

Pengajuan pindah keluar bagi pemilih dibagi menjadi beberapa kategori. Pertama, pindah provinsi, di mana pemilih hanya akan mendapat satu surat suara, yakni surat suara pilpres. Pindah kabupaten/kota lain di provinsi yang sama tetapi di luar dapil DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/ kota. Pemilih ini hanya mendapat dua surat suara masing masing untuk pilpres dan DPD.

Bagi yang akan pindah di kabupaten/kota lain di provinsi yang sama di dalam dapil DPR RI, tetapi di luar dapil DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota akan mendapat tiga surat suara. Yaitu pilpres, DPD, dan DPR RI.

Kemudian pindah ke kabupaten/kota lain dalam satu provinsi dan dalam dapil DPRD provinsi, akan mendapat 4 surat suara. Mereka bisa mendapatkan surat suara pilpres, DPR RI, DPD dan DPRD provinsi.

Sementara, bagi yang pindah ke kecamatan lain dalam satu kabupaten/kota dan masih dalam dapil DPRD kabupaten/kota, maka tetap akan mendapatkan lima surat suara.

“Bagi yang tidak mengajukan (formulir) A5, maka tidak bisa menggunakan hak pilih. Maka dari itu, segera minta ke KPU, PPK, dan PPS,” tutupnya. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.