Ribuan Massa KONAS Geruduk Kantor NU Solo

Soal Pembakaran Bendera Tauhid

Yang dibakar bukan bendera ormas, melainkan bendera yang bertuliskan kalimat Tuhan. Mereka menuntut permintaan maaf terkait hal tersebut

SOLO – Ribuan anggota kelompok yang mengatasnamakan diri Komunitas Nahi Munkar Surakarta bersama Ummat Islam Soloraya melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Nahdlatul Ulama (NU) Solo, Selasa (23/10/2018). Kelompok tersebut melakukan protes berkaitan dengan pembakaran bendera tauhid yang dilakukan oleh Banser Garut Jawa Barat beberapa waktu yang lalu.

bendera tauhid
Aksi demo Kelompok KONAS di depan PC NU Solo. (foto: metrojateng/MJ-25)

Ribuan anggota kelompok tersebut berkumpul di depan kantor NU Solo yang beralamat di Jalan Honggowongso, sekitar pukul 12.30 siang. Aksi protes tersebut sempat diwarnai kericuhan antara anggota kelompok dan Banser yang sedang berjaga-jaga di depan kantor. Beruntung aparat kepolisian mampu menghalau massa dan akhirnya membubarkan diri.

 

Koordinator aksi, Dadyo Hasto Kuncoro menilai pembakaran bendera tersebut merugikan umat Islam. Menurutnya, terdapat kalimat Allah yang tertulis di bendera, sehingga tak boleh dirusak ataupun dibakar. Pihaknya meminta Banser menindak keras oknum yang melakukan pembakaran bendera tersebut.

Menurut Dadyo, yang dibakar bukan bendera ormas, melainkan bendera yang bertuliskan kalimat Tuhan. Ia pun meminta ada permintaan maaf terkait hal tersebut. “Umat Islam adalah para pejuang dan perebut kemerdekaan NKRI yang cinta damai. Pembakaran bendera tersebut tak bisa diterima,” jelasnya.

 

Menurutnya agama apapun tak membenarkan siapapun melakukan penghinaan terhadap simbol atau nilai ajaran agama.  “Kami mengecam keras tindakan tersebut dan meminta yang bersangkutan untuk berani mempertanggungjawabkan tindakannya. Kami menuntut agar pelaku dihukum dan dipidana,” tegas Dadyo.

 

Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat Indonesia, khususnya kaum muslimin untuk tetap saling menghormati serta menjaga keharmonisan kehidupan antar umat beragama dengan menjunjung tinggi nilai persatuan Indonesia. (MJ-25)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.