Ribuan KTP Rusak Dibakar di Balai Kota Solo

Sebanyak 31.510 keping KTP invalid atau KTP lama yang sudah tidak terpakai juga dimusnahkan.

SOLO – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memusnahkan 54.404 keping kartu tanda penduduk (KTP) rusak, Senin (17/12/2018). Pemusnahan puluhan ribu KTP tersebut dilakukan dengan cara dibakar di halaman Balai Kota Solo.

Pemusnahan KTP rusak di halaman Balai Kota Solo, Senin (17/12/2018). Foto: metrojateng.com

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Solo, Suwarta mengatakan, pemusnahan dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan KTP yang sudah tidak terpakai tersebut. Suwarta merinci KTP yang dimusnahkan terdiri dari 22.894 keping KTP rusak dan 31.510 keping KTP invalid atau KTP lama yang sudah tidak terpakai.

“Pembakaran KTP ini sesuai dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri yang dikeluarkan pada tanggal 13 Desember lalu dan berpedoman pada Surat Edaran (SE) Nomor 470.13/11176/SJ tentang penatausahaan KTP rusak atau invalid harus dimusnahkan dengan cara dibakar,” ujarnya usai pembakaran KTP.

KTP yang dimusnahkan merupakan kumpulan KTP rusak yang dikumpulkan sejak tahun 2011 hingga akhir 2018. Ribuan KTP tersebut sudah tidak digunakan lantaran rusak seperti patah atau terkelupas, ganti baru, invalid, ganti alamat, dan ganti status.

“Kalau dulu KTP yang rusak tersebut memang hanya digunting, namun sekarang dibakar,” terangnya.

Sebelumnya Dispendukcapil telah diminta untuk melakukan pendataan terhadap e-KTP yang rusak atau invalid di wilayah masing-masing. Kemudian, jika masih ditemukan, e-KTP yang invalid dan ganda bisa langsung dimusnahkan. Hal tersebut untuk menghindari adanya kependudukan ganda yang dimiliki oleh warga Solo menjelang Pemilihan Umum pada April 2019 mendatang.

Pemusnahan tersebut disaksikan oleh perwakilan dari Polresta Solo, Satpol PP, Kesbangpolinmas Solo dan para camat beserta Lurah Kota Solo. (MJ-25)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.