Rencana Pendirian Masjid di Sam Poo Kong Perlu Kajian Mendalam

Rencana pembuatan masjid di Sam Poo Kong bisa menjadi simbol toleransi antar umat beragama di Jawa Tengah. Tetapi hal itu perlu kajian mendalam karena memasuki wilayah sensitif.

Tiket masuk Klenteng Klenteng Sam Poo Kong Semarang. Foto: metrojateng.com/dok

 

SEMARANG – Usulan penambahan fasilitas masjid di kompleks Klenteng Sam Poo Kong yang dilontarkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, rupanya mendapat sambutan positif dari masyarakat luas. Forum Kerukunan Umat Beragama Jawa Tengah menilai pembuatan masjid di Sam Poo Kong Bakal bisa menonjolkan simbol toleransi antar umat beragama dan menjadi sebuah ikon yang baru di Jawa Tengah.

 

“Kalau saya pribadi sangat setuju dengan usulan itu. Kita tahu Ceng Ho adalah muslim. Dan kita tahu, Sam Poo Kong memiliki hubungan erat dengan Ceng Ho. Jadi ini akan menarik sekali. Tentunya ini jadi ikon toleransi baru di Jawa Tengah,” kata Abu Rohmad, Sekretaris FKUB Jawa Tengah saat berbincang dengan metrojateng.com, Sabtu petang (9/2/2019).

 

Meski begitu, Rohmad meminta pemerintah tidak gegabah dalam merealisasikan proyek masjid di dalam Sam Poo Kong.

 

Selain isu pembuatan masjid di dalam klenteng yang cukup sensitif, Rohmad menganggap harus ada kajian mendalam sebelum mewujudkan proyek tersebut.

 

“Harus ada diskusi terlebih dahulu. Karena memang usulan pembuatan masjid di lokasi itu terkadang cukup sensitif di kalangan umat Muslim. Harus dapat dipahami dan lebih hati-hati,” tuturnya.

 

Secara umum, ia mengapresiasi usulan Ganjar tersebut. Dalam waktu dekat, ia ingin mencoba menggelar diskusi internal FKUB untuk mengkaji terkait hal tersebut. Diskusi internal untuk mengulik pandangan pengelola Sam Poo Kong dan para pemuka agama yang menjadi anggota organisasinya.

 

“Ini harus matang diskusinya, belum tentu di kalangan umat islam setuju semua. Kalau nanti (internal) semuanya sudah sepakat, maka kita akan dorong gagasan gubernur ini,” ujar Rohmad. (far)

 

 

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.