Remaja Pembunuh Ninin Siramkan Oli Bekas untuk Hilangkan Jejak

Tersangka diringkus di rumahnya, Pucung Kelurahan Bambankerep Ngaliyan pada Sabtu (15/9) dinihari.

SEMARANG – Tersangka pembunuh Ayu Sinar Agustin alias Ninin (23) mengakui jika dirinya sudah berniat menghabisi korban. Bahkan, remaja warga Bambankerep Ngaliyan itu sudah menyiapkan oli bekas untuk menyamarkan sidik jari.

Jasad Ninin dievakuasi dari Lokalisasi Sunan Kuning, Kamis (13/9). Foto: metrojateng.com/efendi

Menurut pengakuan D (16), dia membunuh Ninin dengan cara mencekik menggunakan tangannya. Korban sempat melawan dengan mencakar wajah dan sempat menggigit tangan D.

Sekitar 10 menit, D mencekik Ninin hingga tak berdaya. Tak hanya mencekik, D juga sempat membekap Ninin menggunakan bantal.

Setelah dirasa sudah tak bernyawa, D kemudian menyiramkan oli bekas ke tubuh Ninin. Oli tersebut disiramkan mulai dari kaki hingga kepala korban. Hal tersebut dilakukan dengan niat untuk menghilangkan jejak.

“Ya memang untuk menghilangkan jejak, tapi saya membawa oli itu dari rumah secara spontan,” ujar D saat gelar perkara, Sabtu (15/9/2018).

Setelah itu D menutup Ninin dengan selimut dan meninggalkannya. Setelah itu dia langsung pulang ke rumahnya di Pucung, Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Semarang.

Dari pengakuan D, dirinya menyambangi Ninin di Wisma Mr Classic yang terletak di Gang III, Kawasan Lokalisasi Sunan Kuning, Semarang pada Rabu (12/9) sekira pukul 23.30.

Saat itu ia hanya membawa uang Rp 100 ribu namun ia meminta bersetubuh dengan Ninin. Awalnya korban hanya mau melakukan oral, tapi itu tidak memuaskan D, hingga akhirnya mereka berhubungan badan.

“Setelah melakukan, korban meminta uang kepada saya Rp 200 ribu, tapi saya cuma bawa Rp 100 ribu dari rumah. Dia ngeyel terus makanya saya membunuh korban,” ungkapnya.

Sampai ia diringkus oleh Tim Resmob Polrestabes Semarang pada Sabtu sekitar pukul 03.00 dini hari, ia sama sekali tak pergi ke luar rumah. Kini D masih mendekam di Mapolsek Semarang Barat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (fen)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.