Reka Ulang Kasus Suap Bupati Jepara, Tanpa Marzuqi dan Lasito

Marzuqi digantikan pengacaranya, Ahmad Hadi Prayitno dan Lasito digantikan pemeran pengganti.

SEMARANG- Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar reka ulang untuk menyibak aliran dana suap yang dilakukan Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi kepada Hakim Pengadilan Negeri
Semarang Semarang, Lasito, Rabu (19/12/2018) pukul 11.00 WIB.

Salah satu adegan reka ulang kasus suap Bupati Jepara di PN Semarang, Rabu (19/12/2018). Foto: meterojateng.com/Fariz Fardianto

Dari pengamatan di lokasi, KPK tidak mendatangkan tersangka yakni Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi dan Hakim nonaktif PN Semarang, Lasito.

Marzuqi digantikan pengacaranya, Ahmad Hadi Prayitno dan Lasito digantikan pemeran pengganti. Dalam reka ulang juga melibatkan seorang panitera PN Semarang, Ali Nur Yahya yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.

Reka ulang berjalan tanpa hambatan dan tidak menganggu proses pelayanan di PN Semarang. Para pengunjung PN tetap beraktivitas seperti biasa.

Penyidik KPK memperagakan kembali saat hakim Lasito masuk ke dalam mobil sembari membawa berkas. Sementara itu, ada satu adegan reka ulang di ruang pos bantuan hukum (posbakum). Tampak ada adegan pembicaraan intens antara Lasito dengan Ali.

Humas PN Semarang, Eko Budi Supriyanto mengatakan, dulu ruang posbakum merupakan ruang hakim. Ia tak mengetahui informasi soal reka ulang itu dan peristiwa yang diduga penyuapan untuk memengaruhi hakim Lasito.

Namun, Lasito dalam putusan praperadilan mengabulkan gugatan Ahmad Marzuqi, sehingga perkara yang disidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah terkait dugaan korupsi dana bantuan parpol tidak dilanjutkan.

KPK dalam penyidikan, telah menetapkan Ahmad Marzuqi dan Lasito sebagai tersangka suap dengan nilai mencapai Rp 700 juta yang diterima Lasito. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.