REI Jateng akan Ekspansi ke Luar Jawa

Pada tahun 2019 ini REI Jateng ditargetkan membangun rumah subsidi sebanyak 250 ribu.

SEMARANG – DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah berencana akan ekspansi bangun hunian hingga ke Luar Jawa. Upaya itu dilakukan karena melihat potensi ketersediaan lahan di daerah tersebut.

Ketua DPD REI Jawa Tengah, MR Prijanto didampingi Ketua Komisariat REI Semarang, Ahmad Arifin meresmikan Kantor Komisariat REI Semarang di Jl Sambiroto Raya, Rabu (11/9/2019). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

Ketua DPD REI Jawa Tengah, MR Prijanto mengatakan, untuk membangun rumah kondisi sekarang ini pihaknya mengalami kendala. Salah satunya kesulitan mencari lahan.

“Khususnya di Kota Semarang dan Salatiga, ketersediaan lahan untuk membangun rumah sangat terbatas. Padahal kami juga ditarget oleh pemerintah untuk membangun rumah terutama non komersial,” ungkapnya di sela Pelantikan Pengurus dan Peresmian Kantor Komisariat REI Semarang di Jl Sambiroto Raya, Rabu (11/9/2019).

Ekspansi di luar Jawa Tengah, seperti di Jawa Barat, Jawa Timur, dan luar Jawa peluangnya sangat besar. Sebab, lahan di daerah tersebut juga luas dan pengembang juga belum banyak.

“Selain itu, harga tanah juga belum mahal dan kebutuhan rumah di sana juga tinggi. Sehingga, kami ingin mengambil kesempatan itu,” tuturnya.

Terkait pembangunan rumah di Jawa Tengah, saat ini juga mengalami kendala, yakni kuota dana yang diberikan pemerintah untuk membangun rumah subsidi sudah habis. Padahal, target pembangunan masih jauh.

Prijanto menjelaskan, pada tahun 2019 ini REI Jateng ditargetkan membangun rumah subsidi sebanyak 250 ribu. Namun, hingga Juli lalu kuota dana yang diberikan pemerintah pusat sudah habis.

“Padahal hingga Juli kami baru membangun 140 ribu unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sehingga, targetnya masih jauh,” tuturnya.

Sementara pada kesempatan tersebut DPD REI Jawa Tengah melantik pengurus sekaligus meresmikan kantor Komisariat REI Semarang. Komisariat tersebut membawahi 70 anggota yang merupakan pengembang perumahan komersial di enam kabupaten/kota di antaranya, Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, dan Grobogan.

Ketua Komisariat REI Semarang, Ahmad Arifin mengatakan, pengembangan komisariat ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan pembangunan rumah ke depan berjalan lebih baik.

“Melalui organisasi ini kami berharap agar komunikasi dan koordinasi lebih mudah, sekaligus memperlancar akses administrasi yang dibutuhkan anggota,” katanya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.